Home TANGERANG HUB 38 Sekolah Maju ke Adiwiyata Provinsi

38 Sekolah Maju ke Adiwiyata Provinsi

0
SHARE
DAPAT PIAGAM: Dua kepala sekolah foto bersama Walikota Airin Rachmi Diany dan Kasi Tata Lingkungan pada DLH Gatot Sukartono (kiri) usai penyerahan piagam adiwiyata, kemarin. FOTO: Miladi/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Sebanyak 38 sekolah meraih piagam penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Tangsel. Dengan meraih piagam ini maka, ke-38 sekolah tersebut diikutsertakan dalam lomba adiwiyata tingkat Banten.

Penyerahan penghargaan dilakukan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany seusasi open office di Balai Kota, Jumat (24/8).

Kepala Seksi Tata Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Gatot Sukartono mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada 38 sekolah yang terdiri dari sekolah negeri dan swasta. “Penghargaan kita berikan kepada sekolah dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Jumat (24/8).

Gatot menambahkan, penilaian sekolah dilakukan sejak September 2017 dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kesehatan. Semula ada 70 sekolah yang mendaftar. Namun, setelah dilakukan penilaian hanya 38 sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata.

Menurutnya, yang dinilai itu dalam lomba tersebut adalah terkait masalah kebiasaan siswa membuang sampah, mental lingkungan, cinta lingkungan, pembiasaan menanam pohon, mengelola sampah di lingkungan sekolah dan lainnya.

“Ada 70 poin yang kita nilai, mulai dari kurikulum, visi-misi harus masuk kurikulum, juga ekstarkurikuler harus berhubungan dengan program ramah lingkungan,” tambahnya.

Sertifikat yang diperoleh, menurut Gatot menjadi salah satu syarat untuk akreditasi sekolah. Adiwiyata menurutnya ada tingkat kota, provinsi, nasional, nasional mandiri, dan eko sean. Bulan depan Kota Tangsel akan mendaftarkan 38 sekolah tersebut untuk mengikuti lomba Adiwiyata tingkat provinsi.

Gatot menjelaskan, biasanya jumlah yang didaftarkan akan menurun karena akan dinilai provinsi. Bagi yang menang nantinya akan mendapat sertifikat adiwiyata dari gubernur. “Tahun ini kita juga akan mengirimkan dua sekolah ke tingkat nasional dan satu sekolah ke kategori mandiri,” ungkapnya.

Pria ramah tersebut menjelaskan, manfaat sekolah yang memiliki sertivikat Adiwiyata salah satunya sebagai syarat untuk daftar ke tingkat yang lebih tinggi, kebanggaan, dan menjaga citra sekolah tersebut. “Inti dari Adiwiyata itu adalah masalah kebersihan lingkungan sekolah,” tuturnya.

Salah satu sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata adalah Sekolah Dasar Swasta (SDS) Alam Madinah School Serpong Utara. Kepala SDS Alam Madina School Ridwan mengatakan, senang mendapat penghargaan tersebut.

“Mudah-mudahan penghargaan yang kita raih bisa memicu teman-teman semua untuk lebih menanmbakan sekolah yang bersih, berwawasan lingkungan bagi peserta didik kita,” ujarnya.

Ridwan menambahkan, untuk mendapatkan sertifikat tersebut yang harus dilakukan adalah kebiasaan untuk berperilaku menjaga lingkungan, sedangkan penghargaan itu sifatnya biasa. “Menjaga itu lebih susah daripada merebut, saya berharap penghargaan bisa diraih sekolah lain,” tuturnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here