Home TANGERANG HUB Buat KIA di Tangsel Gratis

Buat KIA di Tangsel Gratis

0
SHARE
SOSIALISASI: Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Heru Sudarmanto menyosialisasikan kartu identitas anak (KIA) kepada kepala sekolah dasar se-Kecamatan Ciputat Timur, di Aula SDN Pondok Ranji 03, Rabu (29/8). FOTO: Miladi/Tangerang Ekspres

PONDOK RANJI-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel mengajak warga dan sekolah mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) bahwa pengurusannya gratis.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan pada Disdukcapil Tangsel, Heru Sudarmanto, saat sosialisasi KIA di Sekolah Dasar Negeri Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel, bersama dengan Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Ciputat Timur, Rabu (29/8).

Heru menjelaskan, KIA merupakan bentuk pemenuhan kewajiban kepemilikan dokumen identitas bagi warga Negara, untuk itu Disdukcapil Tangsel menegaskan tidak ada pungutan biaya, karena proses pencetakan KIA gratis.

“Pesan kami, proses penerbitan gratis, jangan sekali-kali ada suara-suara diluaran kalau ada pungutan biaya untuk proses penerbitan KIA, dan itu tidak benar,” ungkapnya, di depan kepala sekolah SD se-Kecamatan Ciputat Timur.

Heru menekankan, untuk proses penerbitan KIA diutamakan untuk murid kelas 4,5 dan 6 baik sekolah negeri maupun swasta di Kota Tangsel, dengan persyaratan yang utama yakni anak tersebut memiliki kartu keluarga Tangsel bukan luar Tangsel.

Sedangkan untuk proses penerbitan KIA ada proses foto yang dilakukan secara mandiri, diharapkan pihak sekolah melakukan foto untuk peserta didiknya dan jangan karena foto tersebut dilakukan sekolah akhirnya dimintai pungutan mengatasnamakan KIA.

“Saya gak ingin ada kalimat foto disekolah bayar buat KIA, jangan sampai ini terjadi, karena KIA itu gratis,” singkatnya.

Sementara, Ketua PGRI Ciputat Timur, Sutino, mendukung program disdukcapil ini, dirinya akan menghimbau kepada pihak sekolah untuk tidak melakukan pungutan dalam proses penerbitan KIA ini. “Kita akan himbau pihak sekolah untuk tidak lakukan pungutan,” ungkapnya. (mol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here