Home TANGERANG HUB Naik Bus PPD, BSD-Soetta Cuma Rp25 Ribu

Naik Bus PPD, BSD-Soetta Cuma Rp25 Ribu

1
SHARE
COBA ARMADA: Kepala BPTJ Bambang Prihartono (kiri) didampingi Dirut Perum PPD Pande Putu Yasa (kanan) menyilakan Walikota Airin Rachmi Diany menaiki bus Jakarta Airport Connexion di Intermark, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangsel, Senin (3/9). FOTO: Miladi/Tangerang Ekspres

SERONG-Bagi warga Tangsel yang akan menuju Bandara Soekarno-Hatta kini ada pilihan moda transportasi baru. Yakni, bus Perum PPD. BUMN ini, membuka rute baru BSD-Soetta dengan tarif promo hanya Rp25 ribu.

Mulai Senin (3/9), Rute baru itu diuji coba dengan lokasi pemberangkatan bus dimulai dari Intermark BSD menuju Bandara Soekarno Hatta Banten.

Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) membuka rute baru dengan menggandeng Jakarta Airport (JA) Connexion. Lima bus yang didominasi warna biru tersebut, disiapkan untuk melayani masyarakat yang akan menuju Bandara Soetta.

Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa mengatakan, untuk sementara ada lima bus yang disiapkan melayani warga BSD dan sekitarnya yang akan ke Bandara Soetta. Menurutnya, selama ini warga dari BSD dan Tangsel umumnya, menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai Bandara Soetta.

“Kita sebelumnya sudah melakukan kajian dari BSD ke Bandara Soetta belum ada angkutan masal,” ujarnya, Senin (3/9).

Putu menambahkan, bus tersebut akan melayani masyarakat dengan jadwal keberangkatan tiap jam. Yakni dari pukul 05.00 WIB sampai 18.00 WIB setiap hari.
Untuk saat ini, Perum PPD memberikan harga promo Rp25 ribu dari Intermark BSD ke Bandara Soetta dan sebaliknya.

“Harga promo berlaku selama tiga bulan. Setelah itu, kita akan berlakukan tarif normalnya sebesar Rp40 ribu untuk sekali jalan,” tambahnya.

Masih menurut Putu, bus tersebut memiliki kapasitas tempat duduk 32 seat dan dilengkapi dengan fasilitas wifi, pendingi ruangan (AC) dan lainnya. Untuk jarak tempuhnya, ia mengatakan hanya memerlukan waktu satu jam.

“Ke depan jumlah busnya akan kita tambah lagi sesuai animo masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi masal ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetbek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, pihaknya tidak hanya ingin membuat kebijakan tapi, tapi juga menyiapkan moda transportasi umum. “Ini bus ke-470 yang kita operasikan untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Bambang menambahkan, BPTJ juga kembangkan jaringan angkutan masal dari pusat pertumbuhan ekonomi dan permukiman ke bandar udara. Itu merupakan program pusat karena penggunaan mobil pribadi meningkat sehingga disiapkan bus. Dengan adanya layanan tersebut diharapkan masyarakat mau pindah dari menggunakan angkutan pribadi beralih pakai angkutan umum.

“Kalau tidak bisa dibuat kebijakan tersebut, kita juga melakukan push dengan menerapkan aturan ganjil genap yang diberlakukan sampai ke dalam Kota Jakarta,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, dengan dibukanya rute baru baru Perum PPD diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kota Tangsel jadi kota pelayanan, perdagangan, jasa, perumahan serta permukiman yang sering memanfaatkan transportasi pribadi dan umum ke airport,” ujarnya.

Airin menambahkan, dengan penambahan titik membuat masyarakat menjadi mudah mencari pelayanan angkutan. Ia berharap, konsep semangat transportasi tidak hanya bus tapi, juga MRT dan LRT dan Tangsel harus dapat transportasi masal.

Kemacetan di Tangsel terus bertambah seiring bertambahnya masyarakat dan kendaraan. Maka, transportasi masal harus diperbanyak,” tambahnya. (bud/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here