Home TANGERANG HUB Tas Berisi Ijazah Bikin Geger UIN

Tas Berisi Ijazah Bikin Geger UIN

0
SHARE
PERIKSA : Petugas Gegana Polda Metro Jaya memerikasa tas model selempang yang diduga berisi bom di Taman Kampus UIN Jakarta, Kamis (20/9). FOTO: Kasrim Alexander for Tangerang Ekspres

CIPUTAT TIMUR-Tim gegana Polda Metro Jaya mengamankan tas model selempang di Taman Samping Fakultas Dirasat Islamiyah Kampus UIN Jakarta, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kamis (20/9), sekitar pukul 11.45 WIB. Tas tersebut dikira berisi bom karena dibiarkan begitu saja di taman tersebut tanpa diketahui siapa pemiliknya.

Namun, setelah diperiksa Tim Gegana, ternyata tas tersebut hanya berisi ijazah dan dokumen kependudukan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yuruikho mengatakan, dugaan bom tersebut berawal saat pegawai kampus Muniroh (49) sekitar pukul 09.45 WIB melewati pintu samping Fakultas Dirasat Islamiyah Kampus UIN Jakarta melihat tas selempang menyerupai tas laptop warna hitam.

“Tas itu tanpa pemilik dan berada disela-sela tanaman hias taman tersebut,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (20/9)

Alexander menambahkan, lantaran saksi curiga akan tas tersebut lalu melaporkan kepada petugas keamanan kampus yang bernama Firmansyah (36). Petugas keamanan tersebut begitu mendapat laporan langsung mendatangi lokasi namun, tak berani mendekat.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ia langsung menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Ciputat,” tambahnya.

Masih menurutnya, tas tersebut berbentuk selempang menyerupai tas laptop warna hitam dengan merek Export. Anggota Polsek Ciputat yang datang langsung mengamankan lokasi agar tidak ada orang yang mendekat. Untuk memastikan tas tersebut berisi apa, anggotanya menghubungi Unit Gegana Polda Metro Jaya.

Sekitar pukul 11.45 WIB Unit Gegana Polla Metro Jaya yang dipimpinan Iptu Mujiadi tiba di TKP. Setelah dilakukan pengecekan dengan alat metal detector terdapat unsur logam di dalam tas tersebut. Pukul 12.15 WIB dari hasil identifikasi unit Gegana dipastikan tidak terdapat unsur bahan peledak dalam tas tersebut,” jelasnya.

Alexander menuturkan, setelah diperiksa tas tersebut berisi ijazah SMK atas nama Andre Marta Wendri, ijazah SMP atas nama Andre Marta Wendri, piagam penghargaan, fotokopi KK dan KTP atas nama Marta Wendri.

Ia merupakan warga Kota Dumai, Provinsi Riau, kelahiran 8 Juli 1993 dengan alamat Jalan Merdeka Sukajadi, Kecamatan Dumai, Kota Dumai.

“Tas itu juga berisi pakaian kotor, speaker, earphone serta ikat pinggang,” tuturnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here