Home TANGERANG HUB Kunci Meraih Kota Sehat di Warga

Kunci Meraih Kota Sehat di Warga

0
SHARE
VERIFIKASI: Ketua Tim Verifikasi Kota Sehat Provinsi Banten M. Yusuf memberikan sambutan di Aula Balaikota, Puspemkot Tangsel, Serua, Ciputat, Senin (15/10). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Tim Verifikasi Kota Sehat Provinsi Banten mendatangi Balai Kota Tangsel, Senin (15/10). Kehadiran tim tersebut dalam rangka menilai kota tangsel dalam ajang kota sehat tingkat provinsi Banten kategori Swasti Saba Wistara yang merupan kategori tertinggi tingkat provinsi.

Rombongan dipimpin Ketua Tim Verifikasi plus sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten M. Yusuf dan diterima oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Dalam sambutannya Airin mengatakan, 2014 Tangsel dapat penghargaan Swasti Saba Padapa dan ini jadi motivasi bagi Pemkot bahwa proses pelayanan di bidang kesehatan.

“Di tengah masyarakat tidak mungkin hanya Dinas Kesehatan yang bekerja. Namun, perlu dukungan kegiatan forum kesehatan yang ada, seperti Forum Kota Sehat. Unsur masyarakat sangat penting karena partisipasi aktif itu menjadi pendorong dan kunci untuk keberhasilan layanan kesehatan,” ujarnya.

Airin menambahkan, upaya preventif terus dilakukan Forum Kota Sehat sedangkan pengobatan dilakukan oleh pemerintah. Pemkot Tangsel berupaya meningkat kategori yang pernah diraih menjadi Swasti Saba Wiwerda dan ini jadi tolok ukur bahwa apa yang dilakukan sudah tepat sasaran.

“Penghragaan itu adalah sebagai pemicu untuk melakukan tugas masing-maisng dan ini bukan target akhir dan jadi indikator apakah kita sudah benar menjalankan tugas dan kewajiban,” tambahnya.

Ibu dua anak ini berharap, ada peningkatan dan tidak jadi mundur penghargaan yang telah diperoleh dan harus menjadi Swasti Saba Wistara. Kategori tersebut meliputi, kawasan tatanan pemukiman. Kawasan industri perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

“Kehadiran tim penilai diharapkan memberi penilaian, kita ada di posisi mana dan apa yang harus diperbaiki. Sehingga Forum Kota Sehat lebih efisien dan efektif dalam rangka menyusun program kegiatan dan jelaskan program kegiatan yang telah disusun,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kadinkes Provinsi Banten yang sekaligus Ketua Tim Verifikasi M. Yusuf mengatakan, Pemrov memiliki kewajiban melakukan pembinaan kota atau kabupaten kota sehat. Di Tangsel yang dinilai adalah tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, tatanan kawasan industri dan perkantoran sehat, tatanan kawasan pariwisata sehat.

“Juga tatanan kawasan pangan dan gizi, tatakan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan tatanan kehidupan sosial yang sehat,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, Pemkot Tangsel telah menyerahkan dokumen terkait penilaian yang dilakukan. Tim datang untuk melihat fisiknya dan melihat apa yang telah dilakukan pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap, penyelanggaraan Kota Sehat di Tangsel telah memperluas wilayah binaannya dan meningkatkan inovasi kegiatan sesuai potensi yang ada.

“Kota Sehat itu adalah lingkungannya yang sehat dan masyarakatnya juga hidup sehat,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Kota Sehat Tangsel Baehaki mengatakan, Tangsel 2014 dapat penghargaaan Padapa tingkat provinsi, 2015 dapat Padapa tingkat nasional, 2016 Wiwerda provinsi dan 2017 dapat Wiwerda Nasional. “2018 ini kita berharap penghargaan yang diperoleh meningkat jadi Wistara tingkaat provinsi,” ujarnya.

Baehaki menambahkan, program umum Kota Sehat Tangsel yang dilakukan adalah melakukan rapat koordinasi dengan tim pembina kota sehat dengan Ketua Kepala Bapeda dan Sekretaris Dinas Kesehatan.

“Kita berharap Tangsel bisa dapat Wistara tingkaat provinsi,” tambahnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here