Home OLAHRAGA Otak-atik Strategi, Perang Lini Tengah

Otak-atik Strategi, Perang Lini Tengah

0
SHARE
PENGAYOM: Kekuatan lini belakang diyakini akan membuat striker tenang dalam menyerang.

PERANG lini tengah akan terjadi pada pertandingan Persita Tangerang kontra PSS Sleman di Stadion Utama Sport Center Dasana Indah (SCDI), Bojong Nangka, Kelapa Dua sore ini. Diyakini siapa yang memenangkan duel di sektor ini akan keluar sebagai pemenang.

Kubu Pendekar Cisadane yakin bisa memenangkan laga di lapangan tengah. Bahkan Wiganda Saputra Pelatih Persita sangat mengandalkan sektor yang dikomandoi Egi Melgiansyah guna mengatasi permainan Busari dkk.

“Kalau sekarang saya optimis, karena pemain yang ada di lini tengah semua memiliki kemampuan yang rata. Siapa pun yang dimainkan adalah pilihan terbaik diantara yang terbaik,” kata Gandul, sapaan Wiganda Saputra.

Padahal jelang laga Gandul kehilangan satu sosok sentral di lapangan tengah yakni Ade Jantra. Pemain yang juga anggota TNI Angkatan Laut tersebut mengalami cedera paha yang membuatnya kemungkinan besar absen menghadapi PSS Sleman.

Namun karena meratanya kekuatan lini tengah menjadikan Gandul tidak terlalu was-was memainkan pemain lain sebagai ganti Ade Jantra. “Ada banyak pilihan sebagai pengganti Ade di lini tengah, ada Adit (Aditia Gigis, red), ada Heru (Setyawan) atau Acil (sapaan Hari Habrian, red). Semua pemain ini tak ada perbedaan kemampuan, yang membedakan mereka hanya karakter bermainnya saja,” ujar Gandul.

Keempat pemain lini tengah ini, juga diklaim Gandul sebagai pengumpan yang akurat buat striker tim Ungu. Pelayanan kepada pemain depan diyakini akan memudahkan pemain Persita membuat gol.

Keyakinan pemenang akan ditentukan lewat perang di lapangan tengah juga diungkapkan legenda Persita H. Agus Suparman. Dan Persita dinilai lebih ungul dibanding PSS Sleman dalam hal kekuatan dan kecepatan pemain. Dimana PSS Sleman sarat dengan pemain pengalaman yang dalam hal usia cukup matang namun lemah dalam hal fisik.

“Kecepatan pemain di lini tengah harus diandalkan baik dalam menggalang serangan maupun bertahan. Pertahanan yang kuat akan memudahkan dan memberi rasa tenang pemain depan untuk melakukan serangan secara optimal tanpa harus memikirkan pertahanan,” kata Agus.

Peran pemain lini tengah, yang harus dioptimalkan Gandul, selain sebagai pengumpan adalah peran sebagai second striker. Striker yang muncul dari belakang untuk membantu tim membuat gol.

Keberadaan pemain lapangan tengah yang memiliki kecepatan dan kelincahan akan menjadi pendobrak manakala Persita mengalami kebuntuan membuat gol. “Peran pemain lini tengah sebagai second striker akan membantu tim, karena pergerakannya sulit terdeteksi pemain lawan,” kata pemain Persita Old’s Star tersebut. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here