Home PENDIDIKAN UGM Sabet Juara FFN 2018

UGM Sabet Juara FFN 2018

0
SHARE
TAMPIL: Kelompok paduan suara Gadjah Mada, dari Universitas Gadjah Mada saat menjadi juara FFN 2018. FOTO: Net

JAKARTA – Kelompok paduan suara Gadjah Mada dari Universitas Gadjah Mada menjadi juara Festival Folklore Nusantara (FFN) 2018 di auditorium Kementerian PUPR, di Jakarta Selatan, Sabtu (27/10).  Hasil manis itu membuat mereka berhak membawa pulang Piala Presiden dan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta.

FFN 2018 sendiri diselenggarakan oleh Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni) untuk menyambut 90 tahun Sumpah Pemuda. Event yang dilangsungkan sejak pagi hingga malam itu juga diisi dengan final kompetisi paduan suara mahasiswa yang diikuti oleh 12 perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Tanggal 28 Oktober 2018 adalah 90 tahun Sumpah Pemuda. Bukan hanya sumpah mengenai nusa, bangsa dan bahasa, tetapi sudah sebuah kreasi yang telah diberikan, dipresentasikan dan dinikmati oleh kita semua. Sebanyak 500 pemuda hari ini adalah generasi emas bangsa Indonesia,” ujar Ketua Ikatan Alumni UI Arief Budi Hardono.

Arief berharap generasi emas yang dimiliki Indonesia dari FFN 2018 dan Himpuni bisa menjadi pemimpin di segala bidang dan dapat bermanfaat untuk bangsa ke depannya.

“Saya mendoakan rekan-rekan semua yang hadir pada hari ini menjadi saksi bahwa Himpuni telah mendorong generasi muda untuk terus kreatif dengan tidak lupa budaya bangsa,” ucap Arief.

Sementara itu, Koordinator Presidium II Himpuni Budi Karya Sumadi mengapresiasi peran serta kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan FFN 2018.

“Sembilan puluh tahun Sumpah Pemuda merupakan waktu yang panjang. Sebagai bangsa, kita bertahun-tahun menyatu. Lalu, kita hadirkan lagi hari ini di FFN 2018. Budaya dan lantunan lagu dipilih sebagai tali pengikat kepada kita semua. Menandakan bahwa kita adalah Indonesia,” kata Budi.

Di sisi lain, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan, penyelenggaraan kegiatan budaya seperti FFN 2018 akan membuat Indonesia semakin dikagumi oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia.

Apalagi, FFN 2018 juga mengandung unsur ajang yang mencerdaskan. “Acara ini ajaib. Suara-suara yang berbeda, intonasinya, berbagai macam suara digabungkan, dilatih dan diaransemen dengan bagus,” ujar Triawan.

Triawan mengimbau setiap ide bentuk kreativitas budaya sebaiknya dapat dimanifestasi sehingga selamanya menjadi aset negara.(jpnn/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here