Home TANGERANG HUB Harry Darsono Bakal Buat Kejutan untuk Airin

Harry Darsono Bakal Buat Kejutan untuk Airin

1
SHARE
PENUH PENGHAYATAN: Desainer Harry Darsono (tengah) bersama Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik Wisata Effy Karinawaty (kiri) usai rapat persiapan HUT Tangsel di kawasan The Breeze, BSD City, Selasa (30/10). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Desainer Harry Darsono, akan memberikan kejutan kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Ini dilakukan dalam peringatan Hut Kota Tangsel ke-10 dengan bentuk Haute Coutire Show Peragaan Adibusana Batik Neo Tangsel oleh Harry Darsono di malam puncak HUT Tangsel, di lapangan Sunburst BSD, Serpong, Tangsel, Kamis (26/10) Pukul 19.00 WIB mendatan.

Haute Coutire Show Peragaan Adibusana ini akan mengangkat kearifan lokal yang ada di Tangsel. ”Konsepnya nanti, sesuai dengan usia Tangsel yang 10 tahun. Kalau dibaratkan, gadis kecil yang sedang lucu-lucunya, genit dan anggun,” ujarnya, di restoran Mang Engking kawasan The Breeze BSD City, Selasa (30/10).

Bahkan ia sudah menyiapkan kejutan khusus untuk walikota. “Nanti akan ada kejutan khusus dari kami untuk walikota Tangsel,” katanya.

Ketika diajak terlibat dalam peringatan HUT Tangsel, Harry langsung tertarik untuk bisa memberikan buah pikirannya untuk masyarakat Kota Tangsel.

Bahkan, Harry sudah menyiapkan konsep batiknya itu dengan nama batik Neo Tangsel. ”Neo itu kan artinya kebaruan. Kebaruan itu berbeda dengan pembaruan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan menggunakan istilah neo, menunjukkan jika nanti akan ada sesuatu yang baru dengan batik Tangsel. Baik itu dari motif maupun dari caranya. Ini lantaran, jika nanti sudah rampung bentuk motif batik Neo Tangsel, ia akan langsung mengajukan hak patennya ke pemerintah pusat.

Hal ini dilakukan agar identitas batik Tangsel benar-benar terjaga dan terhindari dari klaim pihak manapun.

Tidak sekadar untuk menciptakan sebuah motif batik, kehadirannya dalam pembuatan batik Tangsel diharapkan bisa menembus pasar dunia internasional.

Ini lantaran yang masih menjadi kendala Pemkot Tangsel dalam mempromosikan dan menjual batik Tangsel. ”Kalau membuat sih gampang. Yang sulit apa? Ya, menjualnya,” kata putra dari pemilik pabrik rokok ternama di Pulau Jawa ini.

Untuk bisa membuat batik Neo Tangsel ini, ia pun tidak segan berbagi dengan para pengrajin batik di Tangsel. ”Yang tahu kearifan lokal Tangsel kan orang-orang Tangselnya. Tentu saja para pengrajin batik Tangsel nanti akan diajak untuk bersinergi,” ungkapnya.

Ia menambahkan persiapan sudah mencapai 50 persen. ”Saya yakin, desain yang akan ditampilkan akan menjadi kebanggaan kota yang memiliki moto cerdas, modern dan religius ini,” terangnya.

Harry menjelaskan, dalam pergelaran di malam puncak akan ada penampilan dari duta besar Negara-negara tetangga.

“Kami ingin mengajak mereka datang ke Tangsel, melihat prospect apa yang bisa diangkat dan dijual kepada Negara-negara tersebut akan keunikan di Tangsel,”jelasnya.

Sementara, Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik Wisata Effy Karinawaty menyatakan pihaknya sedang mematangkan konsep untuk adibusana yang akan dilaksanakan pada malam puncak hut Tangsel.

“Ada yang berbeda dengan hut kali ini, karena kita kemas dengan menarik untuk launching batik Neo Tangsel,” katanya. (mol/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here