Beranda PENDIDIKAN Hut Pena Ungu Kabupaten Tangerang, Konsisten Bela Guru Honor

Hut Pena Ungu Kabupaten Tangerang, Konsisten Bela Guru Honor

0
BERBAGI
BERIKAN SELAMAT: Seusai dilantik, pengurus Pena Ungu mendapatkan ucapan selamat dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Pena Ungu Kabupaten Tangerang kini memasuki usia yang ke-11. Meski diusianya masih tergolong muda, kontribusi Pena Ungu terhadap guru honorer di Kabupaten Tangerang tidak bisa dipandang remeh. Berbagai kegiatan maupun kebijakan baik Dinas Pendidikan maupun Bupati Tangerang mengenai pendidikan, sumbangsih pemikiran Pena Ungu ikut mempengaruhi di dalamnya, termasuk kebijakan tentang surat tugas maupun kesejahteraan guru honor di Kabupaten Tangerang.

Ketua Pena Ungu Kabupaten Tangerang Ahmad Dimyati, menuturkan, Pena Ungu terus konsisten dalam memperjuangan hak-hak maupun kesejahteraan guru honor di Kabupaten Tangerang.

Namun, dalam melakukan perjuangannya, Pena Ungu tidak lantas prontal melawan pemerintahan. Kata Dimyati, Pena Ungu dalam perjuangannya lebih mengedepankan pendekatan kepada pemerintah dengan cara-cara yang santun dan beretika.

Sehingga benar-benar mencerminkan sebagai pendidik yang profesional dan berkarakter. Maka hal-hal yang terjadi diluar visi dan misi serta program Pena Ungu kami akan mengabaikannya.

“Pena Ungu selalu mengedepankan duduk bersama bila ada permasalahan, khususnya di dunia pendidikan,” tegas Dimyati, disela-sela persiapan HUT Pena Ungu ke-11, di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, Senin (12/11).

Lebih lanjut Dimyati memaparkan, keberadaan Pena Ungu tidak hanya memperjuangankan kesejahteraan guru honor. Namun jauh lebih penting dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para guru honor. Meski Dinas Pendidikan rutin menggelar berbagai pelatihan, Pena Ungu juga melakukan hal yang sama.

Dimyati memiliki keyakinan, SDM guru harus terus ditingkatkan menyesuaikan perkembangan zaman. Jika tidak, maka guru akan kalah pintar oleh siswa diera milenial ini.

“Kemampuan guru honor menjadi perhatian Pena Ungu. Kita harus memiliki kesadaran untuk meningkatkan kemampuan diri, jika tidak maka guru honor akan ketinggalan oleh siswanya,” tegas Dimyati. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here