Home TANGERANG HUB Jalan Raya Sepatan Rawan Kecelakaan

Jalan Raya Sepatan Rawan Kecelakaan

1
SHARE
LOKASI: Tempat kejadian tujuh pengendara sepeda motor terjatuh di Jalan Raya Sepatan-Pakuhaji kilometer lima, Kampung Pisangan RT 03/04, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (11/11) malam. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SEPATAN – Sebanyak tujuh pengendara sepeda motor terjatuh di Jalan Raya Sepatan-Pakuhaji kilometer 5, Kampung Pisangan RT 03/04, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (11/11) malam. Setelah terjatuh, salah satu korban mengunggah video di lokasi kejadian hingga viral di media sosial (Medsos).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tangerang Ekspres, Senin (12/11). Awalnya terjadi hujan deras sekitar Pukul 18.30 WIB, di Kecamatan Sepatan. Setelah beberapa lama, hujan berhenti. Dengan begitu, aktivitas lalulintas di Jalan Raya Sepatan-Pakuhaji kembali normal.

Namun, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor yang membawa istri dan satu anak terjatuh, hingga para korban mengalami luka-luka di bagian kaki dan tangan.

Setelah pengendara tersebut pulang, kejadian serupa kembali terjadi. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak tujuh pengendara sepeda motor terjatuh secara berturut-turut di lokasi yang sama. Beruntung, para korban hanya mengalami luka-luka ringan, jadi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, peristiwa ini menjadi viral di media sosial, setelah salah satu korban yang belum dikenal namanya mengunggah video setelah dirinya mengalami nasib naas tersebut, kemudian tanpa sengaja merekam pengendara sepeda motor lain yang terjatuh.

Seorang warga yang mengetahui peristiwa itu, Lisa Hardianti mengakui bahwa ada sebanyak tujuh pengendara sepeda motor terjatuh, karena kondisi jalan yang licin akibat tanah merah yang berceceran dari truk tanah.

“Jalan licin karena ada tanah merah yang berceceran kemudian tersiram air hujan. Makanya, setiap beberapa menit ada yang terjatuh pada Minggu malam,” kata Lisa, kepada Tangerang Ekspres, Senin (12/11).

Lebih lanjut, ia menyebutkan tidak mengetahui asal-usul dump truk pengangkut tanah yang rutin melintas di jalan tersebut. Namun, kendaraan roda sepuluh ini melintas selama seharian.

Sebelum memakan korban jiwa, ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperhatikan kejadian ini. Sebab, saat ini, dump truk pengangkut tanah masih melintas bebas, khawatir masih ada tanah yang terjatuh dari atas dumpt truk, hingga berceceran di badan jalan.

Di tempat terpisah, AKP I Gusti Moch Sugiarto, Kapolsek Sepatan mengatakan, dia sudah melihat video yang diunggah salah satu pengendara sepeda motor yang terjatuh di Raya Sepatan-Pakuhaji KM 5.

Menurutnya, sekarang tim reskrim Polsek Sepatan tengah mencari pengunggah video tersebut untuk dimintai keterangan. Tujuannya, ini sebagai dasar pihaknya untuk meminta tanggungjawab kepada pihak-pihak yang harus bertanggungjawab atas peristiwa itu.

Disamping itu, ia menyebutkan, Pemkab Tangerang sudah memberikan perhatian terhadap kondisi lalulintas dibeberapa kecamatan, setelah masyarakat mengeluh dengan aktivitas lintasan dump truk pengangkut tanah sejak beberapa waktu lalu.

“Pemkab Tangerang akan membuat peraturan, diantaranya terkait jam operasional lintasan dumpt truk pengangkut tanah dan mengutamakan keamanan bagi pengguna jalan,” ujarnya, saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres. (mg-2/mas)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here