Home TANGERANG HUB Kades Mekar Kondang Ngantor di Ruang Kelas

Kades Mekar Kondang Ngantor di Ruang Kelas

0
SHARE
RUANG KELAS: Muhammad Shofa Marwah, Kepala Desa Mekar Kondang berdiri di depan salah satu ruangan kelas di SDN Tuis I, yang digunakan untuk ruang kantor desa, Rabu (21/11). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SUKADIRI – Proses pembangunan Kantor Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang yang belum usai, terpaksa membuat mereka memanfaatkan ruang SDN Tuis 1 untuk kebutuhan kantor Kades.

Pemerintah Desa Mekar Kondang tengah membangun gedung baru Kantor Desa Mekar Kondang. Proses pembangunan bangunan berukuran 14 x 9,5 meter persegi ini, dilaksanakan selama tiga bulan. Dengan begitu, sementara tempat pelayanan administrasi dipindahkan ke gedung lain.

Muhammad Shofa Marwah, Kepala Desa Mekar Kondang mengatakan, ruang kerja bagi seluruh perangkat Desa Mekar Kondang dan tempat pelayanan administrasi kependudukan dipindah sementara ke salah satu ruang kelas di SDN Tuis I.

“Kebetulan, letak SDN Negeri Tuis I masih berdampingan dengan Kantor Desa Mekar Kondang, sehingga kami izin meminjam salah satu ruangan kelas yang kosong untuk tempat sementara kami bekerja dan memberikan pelayanan administrasin kependudukan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, bangunan baru Kantor Desa Mekar Kondang masih berdiri di atas lahan yang sama dengan luas 300 meter persegi. Sebelum dibangun gedung baru, gedung kantor desa hanya berukuran 9 x 7 meter persegi dengan memiliki rungan KKades dan pelayanan saja.

Saat ini, ia memaparkan, gedung baru memiliki sejumlah ruangan meliputi, ruangan Kades, Sekretaris Desa (Sekdes), TP-PKK, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, staf, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan pelayanan administrasi terpadu Desa Mekar Kondang.

“Kedepan, kantor desa kami akan memberikan tempat pelayanan administrasi yang nyaman bagi masyarakat. Kemudian, tempat bekerja yang nyaman juga bagi kami,” ujarnya, sambil menjunjukan setiap ruangan gedung baru Kantor Desa Mekar Kondang kepada wartawan.

Sebelum dibangun, ia menuturkan, kondisi gendung lama Kantor Desa Mekar Kondang begitu memprihatinkan. Pasalnya, dinding-dinding sudah rapuh, asbes-asbes sudah jebol, genteng banyak yang bocor. Bahkan kayu dudukan plafon di ruangan dirinya, sudah ditunjang menggunkan kayu demi menghindari ambrol.

“Hal itu wajar saja, karena gedung lama dibangun sekitar 1990. Namun, sekarang, dalam waktu dekat kami akan menempati gedung baru Kantor Desa Mekar Kondang. Kami lagi nyari hari yang bagus buat nempatin gedung baru ini,” imbuhnya. (mg-2/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here