Home TANGERANG HUB Teknologi Nuklir Tidak Menakutkan Tapi Bermanfaat

Teknologi Nuklir Tidak Menakutkan Tapi Bermanfaat

1
SHARE
MARATHON: Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto melepas peserta marathon dalam menyambut HUT Batan ke-60 di Lapangan Perumahan Puspiptek, Serpong, Minggu (2/11). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SETU-Dalam menyambut HUT ke-60 pada 5 Desember mendatang, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menggelar kegiatan Gelar Teknologi di Lapangan Perumahan Puspiptek, Setu, Minggu (2/12).

Gelar teknologi yang mengusung tagline “We60up” tersebut melibatkan masyarakat di sekitar kawasan Puspiptek, dimana fasilitas nuklir Batan berada. Kepala Batan, Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan, ulang tahun kali ini, Batan mengusung tagline WE60UP (We Go Up) yang berarti Batan harus selalu menjadi lebih baik.

“We go up memiliki arti penting bagi Batan, diusia yang ke-60 tahun ini Batan harus mampu menunjukkan bahwa dengan keterbatasan yang dimiliki namun, masih mampu berprestasi,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (2/12).

Djarot menambahkan, gelar teknologi tersebut menjadi bagian dari ulang tahun Batan yang ke-60. “Kegiatan gelar teknologi ini merupakan rangkaian dari kegiatan ulang tahun Batan yang ke-60. Puncak peringatan ulang tahun ini nanti pada 5 Desember mendatang,” tambahnya.

Ketelibatan masyarakat ini merupakan bagian upaya Batan dalam mengenalkan produk litbangnya kepada masyarakat luas. Selain itu, masyarakat di sekitar kawasan Puspiptek harus mengetahui bahwa di sekitar mereka terdapat fasilitas nuklir Batan. “Itinya kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Batan mampu mengelola fasilitas nuklir dengan aman dan tidak menakutkan,” lanjutnya.

Perayaan ulang tahun ke-60 tersebut bertepatan dengan tahun keempat pelaksanaan Rencana Strategis Batan. Dan yang akan dilakukan Batan adalah menyusunan rencana strategis untuk lima tahun mendatang dan mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah dilakukan. Ada banyak kegiatan yang harus dilakukan Batan ke depan, terutama berusaha semakin mendekatkan teknologi nuklir kepada masyarakat.

“Kedepan Batan harus lebih dikenal oleh masyarakat, bukan hanya produk litbangnya saja, melainkan juga dampak yang diperoleh masyarakat terhadap pemanfaatan hasil litbang nuklir,” ungkpanya.

Dalam gelar teknologi tersebut panitia menyiapkan beberapa acara, seperti marathon sejauh 5 kilometer (color run), funbike sejauh 15 kilometer, senam bersama dan lainnya. “Dalam kegiatan ini kami sengaja berbaur dengan masyarakat, dengan tujuan mengedukasi masyarakat bahwa nuklir itu adalah sesuatu yang bermanfaat dan bukan sesuatu yang menakutkan,” tuturnya.

Masih menurutnya, Batan telah menghasilkan berbagai penelitian sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Seperti, padi Sidenuk yang menghasilkan beras pulen dan tidak cepat basi, ada juga teknologi radiasi isotop radio farmaka untuk pengobatan. Namun, menurut Djarot Batan harus lebih masif mengenalkan manfaat teknologi nuklir kepada masyarakat.

Pada HUT ke-60 Batan menargetkan adanya inovasi engineering yang bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Pada puncaknya Batan akan memberikan penghargaan Siwabesi kepada Kemenristekdikti yang selama ini selalu mendorong teknologi nuklir ke masyarakat.

“Tahun sebelumnya penghargaan diberikan salah seorang tokoh yang sangat peduli dengan teknologi nuklir yakni Dahlan Ishkan,” tutupnya. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here