Home PENDIDIKAN Kurikulum Vokasi Berdasarkan Potensi Daerah

Kurikulum Vokasi Berdasarkan Potensi Daerah

0
SHARE
PRAKTIK: Proses pembelajaran SMK harus menekankan kepada materi praktik jika dibandingkan teori. FOTO: Net

JAKARTA – Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia dengan pendidikan vokasi. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di era industri 4.0.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, roadmaps pendidikan vokasi terus disusun. Di mana setiap provinsi diminta merumuskan potensi yang dimiliki setiap daerah untuk menyesuaikan dengan tenaga kerja yang dibutuhkan, sebab setiap daerah memiliki potensi dan kebutuhan tenaga kerja yang berbeda-beda.

Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi mengenai pendidikan vokasi yang dipimpin Darmin di kantornya. Adapun rapat itu dihadiri berbagai perwakilan pemerintah provinsi.

“Kita perlu memulai setiap daerah untuk mengusulkan prioritas (potensi daerah) masing-masing,” kata Darmin di Gedung Kemenko Perekonomian, Jumat (7/12).

Darmin menjelaskan, setiap provinsi juga diminta untuk memiliki SMK prioritas yang dijadikan percontohan dengan standar pendidikan vokasi yang baik. Di sekolah itu juga akan diterapkan kurikulum baru untuk vokasi sesuai kebutuhan daerah tersebut.

“Tapi kurikulum ini akan dibicarakan bersama, misalkan SMK terkait kopi maka kurikulumnya seperti apa, supaya jangan masing-masing (setiap daerah). Karena kita mau merombak untuk vokasi itu struktur belajar mengajarnya berapa persen di kelas, praktik, dan magangnya,” jelas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here