Home TANGERANG HUB Caleg PKS Terancam Sanksi

Caleg PKS Terancam Sanksi

0
SHARE
APEL KOORDINASI: Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang Andi Irawan (dua dari kanan), saat memimpin apel koordinasi Bawaslu Kabupaten Tangerang, Senin (10/12). FOTO: Mas Deden Budiman/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Tersebarnya kalender calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat Maulid Nabi Muhammad SAW berbuntut panjang. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tangerang sudah menerima laporan tersebut.

“Kami telah menerima laporan diduga adanya pembagian kalender saat Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Jamiatur Rohmat, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja,” terang Andi Irawan, Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang, saat dihubungi melalui telepon, Senin (10/12).

Lebih lanjut Andi memaparkan, Bawaslu Kabupaten Tangerang masih mengkaji pelanggaran yang dilakukan pembagian kalender bergambar caleg DPRD Provinsi Banten Miptahudin dan caleg DPRD Kabupaten Tangerang Wisnu Yudha.

“Sementara ini kita baru menerima laporan dari masyarakat, kita akan kaji dulu jenis pelanggaran apa yang telah dilakukan,” aku Andi.

Andi menjelaskan, perihal mekanisme bahwa akan ditidaklanjuti setelah dilakukan kajian selama dua hari untuk melengkapi persyaratan materil maupun formil. “Paling lama dua hari kajian awal, bila masih memerlukan syarat formil maupun materil maka Bawaslu meminta kepada pelapor untuk melengkapinya maksimal tiga hari sejak diterima laporan. Bila dianggap lengkap baru diregister,” lanjutnya.

Sementara itu, Anis Darari, divisi sumber daya manusia (SDM) dan organisasi Bawaslu Kabupaten Tangerang mengungkapkan, akan memanggil baik terlapor ataupun pelapor. Menurutnya, dari informasi yang didapatkannya, bahwa penyebaran kalender itu dibagikan di warung bukan di tempat Peringatan Maulid Nabi.

“Mungkin nanti dipanggil siapa yang membagikan, yah entah hari ini atau besok. Masih ranah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Balarajabelum pelimpahan ke sini (Bawaslu-red),” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here