Home OLAHRAGA Liverpool vs Manchester United (3-1), Shaqiri Keping Puzzle Yang Hilang

Liverpool vs Manchester United (3-1), Shaqiri Keping Puzzle Yang Hilang

0
SHARE
BRACE: Pemain Liverpool merayakan gol Xherdan Shaqiri (kanan) saat The Reds menang atas Manchester United dengan skor 3-1.

HANDICAP utama yang dirasakan tactician Liverpool Juergen Klopp musim lalu adalah, minimnya stok gelandang berkualitas, kiper jempolan, plus pemain berpredikat super sub. Nah, musim ini, pelatih berkebangsaan Jerman itu mulai menemukan kepingan puzzle yang hilang.

Kehadiran Alisson Becker, Naby Keita, Fabinho, dan Xherdan Shaqiri bak penyempurna kepingan puzzle taktik Klopp. Keempat pemain tersebut langsung nyetel di musim perdana mereka. Kemenangan 3-1 atas Manchester United pada matchweek ke-17 kemarin adalah bukti bahwa Klopp punya insting untuk menemukan kepingan puzzle di bursa transfer.

Shaqiri menjadi sorotan utama dengan brace-nya ke gawang David De Gea pada menit ke-73 dan 80. Dua gol tersebut menjadi sangat epik. Sebab, eks pemain Bayern Muenchen dan Inter Milan itu melakukannya hanya dalam rentang waktu 10 menit. Tepatnya sejak masuk menggantikan Keita pada menit ke-70.

Personel timnas Swiss itu memang akrab dengan status pemain pengganti pada musim ini. Dari 17 pertandingan di semua ajang, delapan diantaranya berstatus pengganti. Tapi, performa Shaqiri selama berstatus pengganti juga tidak buruk. Dia mencetak tiga gol dan satu assist selama mengawali laga dari bench. Padahal, jumlah golnya sejauh ini hanya lima. Artinya, performa pemain 27 tahun tersebut lebih mengkilap ketika tidak jadi starter.

“Tidak ada pemain yang senang ada di bangku cadangan. Tapi, pemain yang ada di luar itu (starter, Red) juag bisa membantu,” kata Shaqiri seperti dikutip BBC. “Dan ketika tim menang, maka butuh 23 pemain, bukan hanya 11,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here