Home NASIONAL KPK Hibahkan Barang Rampasan

KPK Hibahkan Barang Rampasan

0
SHARE
Ketua KPK, Agus Raharjo(tengah), Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang(kedua kiri) dan Laode M Syarif (kedua kanan) memberikan keterangan pers terkait kinerja KPK selama tahun 2018 di KPK, Jakarta, Rabu (19/12).

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, sepanjang tahun 2018, KPK melalui unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Sitaan (Labuksi) berusaha untuk mengoptimalkan pemulihan aset (asset recovery) dari perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Selain melakukan lelang bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), eksekusi barang rampasan juga dilakukan dengan pemanfaatan status penggunaan(PSP) dan hibah.

Menurut Saut, pola eksekusi ini digunakan karena mendesaknya kebutuhan pemerintah pusat atau pemerintah saerah terhadap barang rampasan negara baik barang rampasan negara yang bergerak maupun tidak bergerak untuk kegiatan pemerintahan.

“Tahun 2018 ini KPK telah menghibahkan sejumlah barang rampasan senilai total Rp 96,9 miliar,” kata Saut di Gedung KPK Jakarta, Rabu (19/12).

Barang rampasan yang dihibahkan antara lain berupa sembilan bidang tanah senilai Rp 61 miliar di Jakarta Timur kepada KPK yang rencananya akan dimanfaatkan bersama dengan kementerian atau lembaga dan penegak hukum sebagai tempat penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan; satu bidang tanah di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan seluas 18.466 meter persegi senilai Rp16,5 miliar kepada Kementerian ATR untuk dimanfaatkan bagi pembangunan kantor BPN Jawa Timur; dan sejumlah kendaraan untuk operasional Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan juga Bareskrim Mabes Polri.

Saut mengatakan, bila dilihat dari jenis perkara, tindak pidana korupsi yang paling banyak terjadi adalah penyuapan dengan 152 perkara, diikuti pengadaan barang atau jasa sebanyak 17 perkara, serta TPPU sebanyak 6 perkara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here