Home PENDIDIKAN PAUD Karya Bangsa Menerapkan Pembelajaran Bilingual

PAUD Karya Bangsa Menerapkan Pembelajaran Bilingual

0
SHARE
BELAJAR SAMBIL BERMAIN: PAUD Karya Bangsa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan bermain.

TIGARAKSA – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Karya Bangsa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menerapkan kegiatan belajar menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris serta Arab. Meski belum begitu lancar menggunakan bahasa Inggris, antusias siswa begitu besar.

Guru PAUD Karya Bangsa Fatimah menuturkan, bahasa Inggris merupakan bahasa yang yang paling banyak digunakan dalam berkomunikasi di dunia internasional. Setiap hari, guru di PAUD Karya Bangsa mencoba menyisipkan bahasa Inggris pada setiap mata pelajaran. Begitu juga dengan bahasa Arab.

Ia berpendapat, untuk mempercepat siswa menguasai bahasa Inggris dan Arab, sebaiknya harus dilakukan pembiasaan berbicara setiap hari. Sehingga siswa menjadi terbiasa menggunakannya.

Lebih lanjut Fatimah mengungkapkan, Meski persentase penggunaan bahasa Inggris dan Arab pada setiap mata pelajaran dibedakan. Mengingat keterampilan berbahasa yang dimiliki masih tahap dasar. Bahkan pola pembelajarannya lebih kepada menggunakan tanda gambar

“Kami sesuaikan dengan keterampilan yang dimiliki siswa. Minimal bahasa Inggris dan Arab dasar,” jelas Fatimah.

Bukan tanpa hambatan siswanya memahami bahasa univerasl ini. Dengan komitmen sekaligus  keinginan keras dari pihak sekolah, siswa maupun orangtua murid, lambat laun sebagian besar siswa sudah bisa menguasai.

“Apapun hambatannya, pihak sekolah akan tetap mengutamakan mutu pendidikan bagi siswa. Sehingga lulusan sekolah kami akan memiliki sumber daya manusia yang bermutu,” tegas Fatimah.

Fatimah mengakui, menyelipkan bahasa Inggris dan Arab di sekolahnya ternyata sepenuhnya mendapatkan dukungan dari orangtua. Sehingga ia meminta kepada orangtua untuk mengajarkan bahasa Inggris dan Arab di rumah, karena belajar di sekolah waktunya sangat terbatas.

“Untuk menyukseskan program penggunaan bahasa, kami meminta peran serta orangtua,” ucap Fatimah. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here