Home TANGERANG HUB Titien Siap Hadapi PKL, Jika Menolak Ditertibkan

Titien Siap Hadapi PKL, Jika Menolak Ditertibkan

0
SHARE
DITERTIBKAN: Pedagang kaki lima Pasar Anyar Kota Tangerang saat ditertibkan Satpol PP Kota Tangerang karena berjualan di trotoar jalan sehingga menggangu ketertiban umum. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – PD Pasar Kota Tangerang sudah memiliki rencana untuk menata para PKL. Selain itu, PD Pasar terus melakukan sosialisasi kepada pedagang untuk bisa mengerti dan juga mau ketika dipindahkan atau ditertibkan.

Menurut Direktur PD Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dan juga penataan PKL yang ada di pasar dan mengganggu ketertiban umum. Dirinya juga telah meminta para PKL untuk tidak berjualan di lokasi yang sudah dilarang Pemkot Tangerang.

“Kita telah berupaya melakukan pendekatan kepada para PKL untuk tidak berjualan di lokasi yang telah dilarang. Tetapi memang ada yang mau dan juga ada yang tidak. Untuk yang tidak, mereka mempunyai alasan takut daganganya tidak laku,”ujarnya

Titien menambahkan, sudah beberapa kali melakukan sidak di beberapa pasar yang ada di Kota Tangerang, seperti pasar Anyar, Pasar Poris dan juga beberapa pasar yang dinaungi oleh PD Pasar. Dirinya juga tidak akan takut terhadap PKL yang melakukan perlawanan jika ditertibkan.

“Para PKL yang tidak mau diatur kita lakukan penertiban bekerjasama dengan Satpol PP Kota untuk melakukan penertiban. Jika ada PKL yang melakukan perlawanan saya tidak akan takut, karena memang sudah dilakukan sosialisasi dan juga pendekatan. Jika masih ada yang melawan maka harus ditertibkan walaupun dibalakangya ada oknum yang melindungi para PKL,”ungkpanya.

Titien mengatakan, pihaknya menginginkan para PKL bisa berjualan tetapi tidak menggangu fasilitas umum yang ada di pasar. Selain itu juga, dirinya telah melakukan pemetaan terhadap PKL agar mereka bisa berjualan dengan nyaman.

“Saya sudah memberikan zona dimana para PKL bisa berjualan tanpa harus menggangu fasilitas umum. Akan tetapi mereka menolak dengan berebagai alasan. Tetapi ada juga yang sudah mau, tinggal kita melakukan pendekatan agar mereka bisa berjualan di zona yang telah saya tetapkan,”tutupnya (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here