Home TANGERANG HUB Truk Bertonase Berat Percepat Usia Jalan

Truk Bertonase Berat Percepat Usia Jalan

0
SHARE
TERGULING: Truk terguling di Jalan Raya Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (8/1). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Armada angkutan tambang, batu, pasir dan tanah yang bertonase berat dapat mempercepat usia ruas jalan yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Truk angkutan tambang memiliki berat lebih dari 16 ton. Sedangkan jalan provinsi dan jalan Kabupaten Tangerang memiliki kemampuan beban setiap sumbu sebesar delapan ton maksimal,” ungkap Bambang Mardi Sentosa, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Selasa (8/1).

Kata Bambang, truk dengan jenis dump maupun tronton umumnya berspesifikasi teknis offroad, yang diperuntukkan beroperasi khusus dalam kawasan-kawasan pembangunan, dan sebaiknya tidak menggunakan jalanan umum.

“Truk angkutan tambang yang seharusnya dapat melintas di ruas jalan Kabupaten Tangerang adalah engkel atau truk dengan sumbu dua,” terangnya.

Dalam Peraturan Bupati Tangerang Nomor 47 Tahun 2018 juga sudah diatur bahwa truk dengan sumbu dua dapat beroperasi 24 jam untuk tambang jenis batu dan pasir.

“Untuk pengangkut tanah tetap beroperasi mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB. Sedangkan truk bersumbu tiga, empat dan lima pengangkut batu, pasir dan tanah tetap beroperasi sesuai Perbup 47/2018,” pungkasnya

Dilain sisi kata Bambang, masyarakat sudah semakin nyaman dengan pemberlakukan waktu operasional seperti yang ditetapkan dalam Perbup 47/2018. Selain jalanan tidak macet, debu yang kerap mengotori udara dan getaran terhadap rumah warga sudah tidak ada lagi di siang hari. Dan, kecelakaan lalu lintas yang disebabkan truk tambang semakin menurun.

Selain itu, armada angkutan barang selain tambang sudah tidak mengalami macet seperti sebelum diberlakukannya Perbup di ruas-ruas jalan di Kabupaten Tangerang. “Imbas dari keterlambatan container yang membawa barang eksport dan import sampai ke pelabuhan karena macet, dapat menyebabkan penurunan omset yang cukup signifikan. Setelah diberlakukannya Perbup 47 Tahun 2018 sudah tidak ada kendala lagi,” paparnya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here