Home HUKUM Suap Meikarta, KPK Panggil Soni Sumarsono

Suap Meikarta, KPK Panggil Soni Sumarsono

0
SHARE
PENUHI PANGGILAN KPK: Dirjen Otda Kemendagri, Soni Sumarsono, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia dimintai keterangan terkait kasus dugaan perizinan proyek Meikarta. FOTO: Rizky Agustian/FIN

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Kali ini, tim penyidik menghadirkan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri), Soni Sumarsono.

Soni dimintai keterangan terkait keterlibatan tersangka Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin. Ditemui setelah pemeriksaan, Soni mengaku diberondong 15 pertanyaan seputar perizinan pembangunan proyek Meikarta oleh penyidik.

“Intinya terkait dengan regulasi dan rekomendasi gubernur terkait dengan perizinan. Substansinya pembangunan (Meikarta) sudah berjalan sementara perizinan belum lengkap,” ujar Soni di Kantor KPK, Kamis (10/1).

Soni menjelaskan, penyidik juga meminta keterangan soal pertemuan yang digelar antara pihaknya dengan perwakilan PT Lippo Cikarang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, dan Bupati Neneng beserta stafnya di Kantor Ditjen Otda Kemendagri. Rapat tersebut membahas soal perizinan pembangunan proyek Meikarta seperti yang terungkap dalam dakwaan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro.

Dikatakan Soni, rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI. Juga, atas inisiatif Ditjen Otda Kemendagri untuk menyelesaikan polemik perizinan Meikarta antara Pemprov Jawa Barat dengan Pemkab Bekasi.

Setelah rapat dilaksanakan, Ditjen Otda kemudian melayangkan surat kepada gubernur saat itu, Ahmad Heryawan. Isinya yakni mendorong agar menyelesaikan permasalahan perizinan sebaik-baiknya serta menerbitkan rekomendasi dengan catatan.

“Memberikan rekomendasi dengan catatan artinya selama semua persyaratan-persyaratan terpenuhi, silakan pembangunan dilakukan,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here