Home TANGERANG HUB Polisi Segera Panggil Pengelola Galian

Polisi Segera Panggil Pengelola Galian

0
SHARE
RUSAK: Mobil sedan bernomor polisi A 1521 ZH rusak parah setelah membentur pagar di Jalan Raya Kronjo-Balaraja, Kampung Kalimalang, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, kemarin. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

KRESEK – Polisi Resort Kota (Polresta) Tangerang segera mengirim surat panggilan kepada salah satu pemilik galian tanah di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Hal itu sebagai wujud tindak lanjut kasus kecelakaan tunggal yang dialami seorang pengendara mobil sedan yang tergelincir, pada awal pekan ini.

Pengemudi kendaraan roda empat tergelincir setelah melindas tanah yang berceceran di Jalan Raya Kronjo-Balaraja, Kampung Kalimalang, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Demikian ditegaskan Iptu Kresna Ajie Perkasa, Kanit Lakalantas Polresta Tangerang saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, Rabu (16/1). Ia menuturkan, kejadian ini bermula saat Abidin, warga Kecamatan Kronjo datang dari arah Kronjo menuju Balaraja.

Abidin yang mengendarai mobil sedan bernomor polisi A 1521 ZH melaju dengan kecepatan sedang, tiba-tiba lepas kendali sekitar Pukul 02.10 WIB di lokasi tersebut. Penyebab Abidin tergelincir akibat jalan licin.

“Jalan licin karena banyak tanah yang berceran yang tersiram air hujan di jalan tersebut. Akibatnya, Abidin lepas kendali sampai membentur patok kemudian membentur pagar milik PT.Lioce hingga jebol,” jelasnya.

Beruntung, Abidin selamat dan tidak mengalami luka-luka dalam pertiwa tersebut. Kondisi kendaraan roda empat warna merah milik Abidin rusak parah di bagian depan mobil. Selanjutnya, sejumklah anggota Unit Lakalantas mengamankan mobil milik Abidin ke Mapolresta Tangerang.

Sekarang, tim yang menangani persoalan ini tengah memproses pembuatan laporan. Selanjutnya, tim melayangkan surat panggilan untuk salah satu pemilik galian di Kecamatan Kresek.

“Saat ini mobil sedan milik Abidin masih berada di Mapolres Tangerang, untuk dijadikan barang bukti. Penanggung jawab galian bisa terancam Pasal 274 UU LLAJ, dengan hukuman kurungan paling lama satu tahun,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Tarmidi, warga Kecamatan Kronjo mengatakan, dia rutin melintas di jalan Raya Kronjo-Balaraja, Kampung Kalimalang, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek setiap hari.

Jadi, ia meminta, pemerintah setempat tegas menghimbau kepada pengelola galian agar membersihkan jalanan yang dipakai selepas beraktifitas. Tujuannya, agar kebersihan jalan terjaga dengan baik, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.

“Bila tanah yang berceceran di jalan engga dibersihin, kalau cuaca panas bikin debu, kalau hujan bikin licin, jadi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya. (mg-2/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here