Home TANGERANG HUB Ampas Kopi Bisa Disedekahkan ke DLH

Ampas Kopi Bisa Disedekahkan ke DLH

0
SHARE
NGOPI DULU: Barista disalah satu cafe sedang meracik kopi. DLH Kota Tangerang mengajak warga untuk meyedekahkan ampas kopi yang bisa dijadikan pupuk.

TANGERANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang punya program sedekah ampas kopi. Nantinya, ampas kopi akan dijadikan pupuk tanaman.

Program tersebut sengaja digalakan agar para pemilik kedai kopi dan para pecinta kopi tidak membuang ampas kopi sembarangan. Karena, dengan ampas kopi tersebut bisa menghasilkan pupuk yang bisa menyuburkan tanaman apa saja.

Menurut Buceu Gartina, Kabid Kebersihan dan Pengolahan Sampah DLH Kota Tangerang, dibalik kopi yang nikmat terdapat bumi yang sehat. Ampas kopi bermanfaat bagi lingkungan, karena kandungan potassium fospor magnesium dan tembaga bisa memberikan nutrisi untuk tanah.

“Kita mengajak para pecinta kopi maupun pemilik kedai kopi mengurangi timbulan sampah dalam program ‘Sedekahkan Ampas Kopimu Untuk Bumi. Bahkan progaram ini menurut saya bisa mengelola kembali ampas kopi yang sudah tidak terpakai,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (23/1).

Lebih jauh Buceu mengatakan, selain mengurangi timbulan sampah, ampas kopi yang bisa memberikan nutrisi untuk tanah ini akan dikontaminasi dengan pupuk tanaman sehingga lingkungan di Kota Tangerang menjadi asri.

“Ampas kopinya itu dicampurkan pada kompos biar lingkungan kita sehat. Jadi program ini harus diketahui para owner kedai kopi dan juga para pencinta kopi untuk tidak membuang ampasnya, lebih baik disedekahkan dan bermanfaat bagi lingkungan,”ungkapnya.

Buceu mengajak para pecinta kopi untuk mendonasikan ampas kopinya ke DLH Kota Tangerang.

“Kami yang akan jemput ampas kopi itu, jadi jika ada ampas kopi yang banyak silahkan hubungi petugas kami agar langsung dijemput ampas kopinya. Jangan dibuang lebih baik disedahkan kepada kami,”tuturnya.

Terpisah Head Bar Black Campaign Cofee M. Solihin mengaku belum mengetahui jika ada program sedekah sampah. Ampas kopi yang dihasilkan di tokonya mencapai 1 Kg setiap harinya dan itu selalu dibuang begitu saja.

“Untuk program sedekah ampas kopi saya baru mengetahui, jika memang benar ada maka itu sangat bagus. Apalagi jika ampas kopi yang kita miliki bisa diambil dan tidak perlu diantar ke DLH Kota Tangerang,”paparnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here