Home TANGERANG HUB Atasi Macet, Dishub Pasang CCTV

Atasi Macet, Dishub Pasang CCTV

1
SHARE
ATUR KEMACETAN: Anggota Kepolisian saat mengatur kemacetan akibat menumpuknya kendaraan di Jalan Raya Tangerang. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bakal meluncurkan program Pekat Lantas Pengendalian Kemacetan Lalu-Lintas). Program ini nantinya untuk mengurangi kemacetan yang ada di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi mengatakan, program pengurai kemacetan ini masih tahap pembahasan. Program ini juga merupakan program unggulan Dinas Perhubungan sesuai dengan 15 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

“Jadi kita akan membuat kajian tentang kelayakan jalan satu arah, jadi jalan mana saja yang layak kita jadikan rekayasa lalu lintas untuk dijadikan satu arah,” katanya di Pendopo Kabupaten Tangerang, pekan lalu.

Menurut Bambang, ia juga akan membangun Air Trafic Control System, yaitu menaruh CCTV di setiap persimpangan jalan yang menimbulkan kemacetan-kemacetan. Seperti wilayah Cikupa, Pertigaan Bitung, dan Pasar Gembong Balaraja.

“Nah untuk mengatasi kemacetan pun kita akan buat nantinya fly over. Dan kita juga akan membangun simpul-simpul angkutan umum, yaitu akan membangun Terminal C yang sekarang udah di buat tuh di BSD. Nanti untuk kedepan Insya Allah kita akan punya tiga Terminal C di Kronjo, Kosambi, dan Tigaraksa,” ujarnya.

Dengan adanya program ini Bambang pun berharap, akan dapat mengurangi kemacetan yang ada di Kabupaten Tangerang. Karena kemacetan di wilayah Kabupaten Tangerang dikategorikan parah, layaknya Kota Jakarta.

“Berbagai inovasi akan kita lakukan. Tujuannya untuk mengurasi kemacetan di Kabupaten Tangerang. Pertigaan Bitung dan Cikupa contohnya, jika sudah macet maka jalan tersebut tak bisa bergerak,” tegas Bambang.

Sementara itu, sopir angkot Balaraja-Cimone, Pepen, menuturkan, dirinya berharap Dishub Kabupaten Tangerang maupun pihak kepolisian melakukan inovasi untuk mengurai kemacetan.

Pepen mengeluhkan, pada saat jam pulang karyawan sekitar pukul 16.00 WIB. Sudah bisa dipastikan jalanan macet. Seharusnya, Dishub mampu mengatur arus lalulintas. Sehingga jalan tidak macet lagi.

“Kalau kita selaku sopir angkot, minta arus lalulintas bisa lancar karena sangat mengganggu. Harusnya sudah dapat beberaa rit, akibat macet hanya bisa satu rit doang,” imbuh Pepen. (mas)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here