Home TANGERANG HUB Disnaker Undang RT-RW, Sosialisasikan Transmigrasi

Disnaker Undang RT-RW, Sosialisasikan Transmigrasi

1
SHARE
BINCANG: Kepala Disnaker Kota Tangsel Purnama Wijaya berbincang dengan para narasumber sosialisasi transmigrasi. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangsel menggelar Pembekalan Transmigrasi Regional di Gedung 3 Balai Kota Tangsel, Ciputat, Kamis (14/2).

Menurut Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Disnaker Tangsel Endang Wahyuningsih, kegiatan tersebut merupakan program peningkatan kesempatan kerja dan berusaha dalam kegiatan persiapan penempatan dan pembinaan transmigrasi regional.

“Tujuannya kegiatan ini agar program transmigrasi regional tersosialisasikan kepada warga masyarakat Kota Tangerang Selatan dengan baik,” ungkap Endang.

Sebanyak 70 peserta dari unsur RT/RW, staf kelurahan dan kecamatan se-Kota Tangsel mengikuti kegiatan ini. Diharapkan setelah tersosialisasikan program transmigrasi regional, masyarakat Kota Tangerang Selatan yang kurang mampu bisa ikut transmigrasi regional.

“Sehingga program pemerintah dalam pemerataan penduduk berhasil dan angka kemiskinan berkurang melalui transmigrasi,” bebernya.

Endang menjelaskan, tahun ini Kota Tangsel mendapatkan kuota 5 Kepala Keluarga (KK) untuk transmigrasi ke Aceh. Semoga setelah sosialisasi ada yang mau transmigrasi ke Aceh.

“Setiap KK akan mendapatkan tanah 2 hektare dan rumah. Selain itu juga selama 12 bulan mendapatkan bantuan berupa beras dan minyak. Di sana mereka mendapat bantuan dari provinsi berupa alat-alat berkebun atau bertani juga bibit tanaman,” jelasnya.

Melihat sosialisasi ini, banyak peserta yang antusias. Selama ini Disnaker sellau mengirim warga Tangsel untuk transmigrasi. Sebelumnya pada tahun 2017 Disnaker telah mengirimkan 5 KK ke Gorontalo.

Kepala Disnaker Kota Tangsel Purnama Wijaya mengatakan kuota program Transmigrasi untuk Kota Tangsel sebanyak 5 KK di tahun ini. Menurutnya program tersebut bermanfaat karena sudah dibuktikan dengan peserta dari tahun sebelumnya yang sejahtera dengan mengelola lahan pertanian.

“Jumlah dan fasilitas yang diterima peserta berasal dari pemerintah pusat kami hanya memfasilitasi di sini dengan sosialisasi,” ujarnya. (hms/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here