Home TANGERANG HUB Usai Pencoblosan Dikirim ke GOR, Kantor Kecamatan Tak Mampu Menampung

Usai Pencoblosan Dikirim ke GOR, Kantor Kecamatan Tak Mampu Menampung

1
SHARE
MERAKIT: Kotak suara untuk Pemilu di Kota Tangerang sudah mulai dirakit. Kotak suara yang sudah dirakit akan disimpan di GOR yang ada di kecamatan. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang telah menerima kotak suara sebanyak 25.335. Saat ini yang sudah dirakit sebanyak 6.900 kotak. Rencananya, akan didistribusikan ke seluruh kecamatan pada 11 Maret. Dari jumlah tersebut KPU menemukan 4 kotak suara rusak pada saat perakitan yang dilakukan di gudang Batu Ceper. Menurut Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kota Tangerang Yudi Gunawan, 4 kotak suara rusak itu akan diganti oleh KPU Pusat.

Yudi mengatakan, untuk penyimpanan kotak suara akan dipusatkan di gelanggang oleh raga (GOR) yang ada di setiap kecamatan. Karena jika disimpan di kecamatan tidak akan cukup karena jumlahnya ribuan. “Kami sudah koordinasi dengan dispora, akhirnya kami mendapatkan izin menggunakan GOR untuk keperluan penyimpanan kotak suara yang telah kami rakit. Kami juga sudah pastikan jika disimpan di GOR akan steril dan juga aman,” paparnya.

Yudi menambahkan, seluruh GOR yang ada di kecamatan akan menjadi pusat penyimpanan kotak suara, hingga nanti penghitungan surat suara. Walaupun demikian KPU sudah pastikan kotak suara sampai surat suara nanti dipastikan aman. “Rencana kami akan koordinasi dengan pihak kepolisian dan tentara. Hal tersebut dilakukan untuk mengamankan kotak suara dan surat suara yang akan di simpan di GOR. Nanti kami akan pastikan keamanannya,” tutupnya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, membutuhkan surat suara sebanyak 2,18 juta. Namun baru sepertiga yang diterima dan hanya untuk pemilihan calon anggota DPR RI. “Hari ini (kemarin) sedang dikirim lagi, yang dikirim baru sebanyak sepertiga. Kemudian kita akan dikirim sepertiganya lagi dan terkahir menunggu jadwal dari pusat,” kata Willy Patria, Sekretaris KPU. Adapun untuk pengadaan surat suara dan jadwal pengiriman diatur pihak konsorsium pemenang tender dengan target selesai 3 Maret.

“Untuk Kabupaten Tangerang surat suara DPR RI, Pilpres dan DPD dari Surabaya. Dan surat suara caleg kota/kabupaten dan provinsi dikirim dari Jakarta,” akunya. Saat ini, sudah diterima sebanyak 750.000 surat suara untuk DPR RI yang dibungkus 1500 dus dengan jumlah per dus 500 surat suara. “Kekurangan semua logistik sudah kita sampaikan ke pusat dan provinsi dalam bentuk lisan atau surat,” sambungnya.

Adapun, kotak suara yang dibutuhkan sebanyak 5 kotak per TPS. Berdasarkan DPTHb ke-2 terdapat sekitar 8.983 TPS. Namun pengiriman kotak suara dari pusat menggunakan data TPS sebelumnya yang berselisih sekitar 100 TPS. “Pusat mengirim ke kita berdasar data 8.851 TPS. Masih kurang sekitar 100 TPS. Jadi kurang 500 kotak suara. Untuk kotak suara rekapan berbeda dengan yang ada kebutuhannya hingga 35 kotak per kecamatan,” ujarnya.

Sedangkan dalam proses pendistribusian, KPU berencana menggunakan dua gudang. Mengingat luas wilayah Kabupaten Tangerang yang terdiri 426 desa/kelurahan. “Untuk gudang di Munjul akan mengepak untuk kebutuhan DPRD Kabupaten di dapil 1,5 dan 6 dan DPRD provinsi di dapil Banten A. Sedangkang di kantor KPU diperuntukan bagi dapil di luar 1,5, dan 6 serta DPRD provinsi di dapil Banten B. Pengiriman melibatkan kepolisian,” jelas Willy.

KPU menerangkan, gudang miliknya sudah sesuai dengan standar. Selama empat bulan terakhir tidak terdapat kerusakan pada surat suara dan kotak suara. “Surat suara yang kita terima sudah dibungkus anti air dan nanti akan kita lakukan sortir, kebetulan gudang kita representative. Setiap minggu kita lakukan pengecekan,” pungkasnya. (mg-9/mg-10)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here