Home OLAHRAGA Timnas Indonesia Sudah Tunjuk Asisten Pelatih

Timnas Indonesia Sudah Tunjuk Asisten Pelatih

0
SHARE
GARANG: Striker timnas senior Ilija Spasojevic (kanan) kembali dipercaya mengawal lii depan Indonesia.

PELATIH Timnas Indonesia Simon McMenemy bekerja cepat untuk mempersiapkan tim jelang ujicoba internasional pertama melawan Myanmar, 25 Maret mendatang. Selain akan melakukan training camp di Australia dan Bali, pelatih asal Skotlandia itu juga sudah menunjuk asisten pelatih untuk menemaninya membangun tim.

Ya, selama ini McMenemy memang baru punya Yeyen Tumena sebagai asisten. Tapi baru kemarin, dua asisten tambahan sudah hadir. yakni mantan pelatih Arema FC Joko Susilo dan pelatih kiper Persipura Alan Haviluddin. Ketiga Asisten Pelatih itu akan menemaninya untuk mempersiapkan tim guna meraih target Juara Piala AFF pada 2020 mendatang.

McMenemy menjelaskan alasannya menunjuk tiga orang terebut. Untuk Yeyen misalnya, dia mengungkapkan sudah kenal sangat lama dengan eks pemain Persebaya Surabaya itu. terutama selama menangani Bhayangkara FC selama dua musim lalu. Yeyen kebetulan jadi asisten pelatihnya.

Sedangkan untuk Joko dan Alan, keduanya dipilih dari hasil diskusinya dengan Yeyen. Keduanya dinilai sudah mengerti dan paham tentang sepak bola Indonesia. “Saya juga sudah tahu bagaimana Coach Joko mempersiapkan Arema FC ketika masih jadi pelatih. Saya sudah tahu kualitasnya karena pernah bertanding. Saya tawarkan, Coach Joko ternyata menerimanya,” ujarnya.

Selain itu, dia juga sudah memaparkan programnya kepada seluruh staf pelatih klub-klub Liga 1 kemarin. Memaparkan apa keinginannya agar nantinya klub-klub bisa menjalankan apa yang didiskusikan di Kantor PSSI, Gedung FX Sudirman, Jakarta pada kompetisi musim ini. harapannya, nanti pemain-pemain yang dipanggil timnas bisa langsung klop dengan strategi yang diinginkannya.

Mantan Pelatih Timnas Filipina itu juga menuturkan sudah menjelaskan bahwa selama kompetisi Liga 1, tidak akan memanggil pemain ke timnas. Dia akan membiarkan pemain berkompetisi sambil dipantau. “Karena itu saya memilih melakukan TC jangka panjang saat pre-season. Mereka mungkin hanya akan bermain satu kali di Piala Presiden, saya mengambil resiko itu karena saya tahu pemain-pemain ini adalah organ penting di klub masing-masing,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here