Home BANTEN Siti Aisyah Lolos dari Hukuman Mati, Keluarga Siapkan Acara Syukuran

Siti Aisyah Lolos dari Hukuman Mati, Keluarga Siapkan Acara Syukuran

548
0
SHARE

SERANG – Siti Aisyah telah menggemparkan dunia. Pertengahan Februari 2017 lalu, Siti ditangkap Polisi Diraja Malaysia dituduh ikut membunuh Kim Jong-nam, kerabat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kini, warga asal Kampung Ranca Sumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang kembali menghebohkan dunia. Kehebohan yang membahagiakan. Ia dibebaskan dari segala dakwaan. Tidak terbukti ikut membunuh Kim Jong-nam. Siti lolos dari ancaman hukuman gantung. Sudah kembali ke Indonesia, berkumpul dengan keluarganya.

Siti dan perempuan Vietnam, Doan Thi Huong, didakwa telah membunuh Kim Jong-nam yang merupakan kakak satu ayah Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un pada 13 Februari 2017 lalu. Namun kemarin, jaksa mencabut semua gugatannya atas perintah dari Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas. Begitu tahu dia akan menghirup udara bebas, Aisyah langsung menuju ke Huong dan memeluknya. Dia lantas dibawa ke kedutaan besar Indonesia di Kuala Lumpur.

”Saya merasa begitu senang. Saya tidak pernah menyangka bakal dibebaskan hari ini,” ujar Aisyah dalam konferensi pers di Kuala Lumpur.

Menggunakan abaya hitam dengan motif bunga dipadu pashmina warna merah, Aisyah mengaku sehat dan diperlakukan dengan baik selama di penjara. Pada awak media, Aisyah mengungkapkan bahwa dia sebelumnya sudah pasrah pada nasibnya dan berserah diri pada Tuhan.

Saat ditanya tentang bagaimana dia bisa terlibat dalam kasus tersebut, dia mengaku tak tahu. Aisyah juga mengungkapkan untuk saat ini hanya ingin pulang ke Indonesia. Dia belum memutuskan apakah suatu hari nanti dia akan kembali menginjakkan kaki di Malaysia atau tidak.

Aisyah tidak bebas sepenuhnya. Hakim menolak permintaan pengacaranya agar Aisyah benar-benar bebas dari kasus tersebut. Nanti jika ada bukti-bukti baru yang bisa memberatkannya, Aisyah mungkin akan dipanggil ke pengadilan lagi. Jika bukti baru itu membuatnya dinyatakan bersalah, maka hukuman mati tetap akan dijatuhkan.

”Saya masih yakin bahwa Korut terlibat dalam kasus ini,” ujar Gooi Soon Seng, pengacara Aisyah seperti dikutip Reuters.

Jaksa Muhmmad Iskandar Ahmad mengungkapakan bahwa keputusan menarik dakwaan Aisyah dibuat berdasarkan beberpa hal. Tapi dia tidak merinci apa yang dimaksud. Namun dari surat yang dikirimkan Jaksa Agung Tommy Thomas pada Menteri Hukum dan HAM Indonesia Yasonna Laoly diketahui bahwa Aisyah bebas atas permintaan Indonesia. Dalam surat tertanggal 8 Maret itu Tommy menyatakan bahwa Aisyah bisa pulang.

”Aisyah diperdaya dan tidak tahu bahwa dia telah digunakan sebagai alat intelijen oleh Korut,” tulis Yasonna pada Tommy sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here