Beranda TANGERANG HUB Genangan Air Dikeluhkan, PPDB SDN Sepatan V Menurun

Genangan Air Dikeluhkan, PPDB SDN Sepatan V Menurun

1
BERBAGI
GENANGAN: Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jalan yang terendam air di depan SDN Sepatan V, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Rabu (20/3). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SEPATAN – Hujan deras yang terjadi membuat kondisi jalanan diantara Kantor Kecamatan Sepatan dengan SDN Sepatan V digenangi air. Saluran pembuangan air yang tidak berfungsi, membuat akses jalan tersebut digenangi air lebih dari 50 sentimeter.

Kepala SDN Sepatan V, Marhumah mengatakan, membutuhkan waktu berhari-hari agar genangan air di jalanan antara Kantor Kecamatan Sepatan dengan sekolahan mengering.

Sebab, saat ini genangan air tidak bisa turun ke saluran air karena permukaan jalan lebih rendah dari saluran air. Jadi, genangan air akan mengering, kalau tidak ada hujan dalam waktu lama.

“Saat hujan ketinggian genangan air di jalan mencapai 50 centimeter. Genangan air keringnya bisa berhari-hari,” kata Marhumah, kepada Tangerang Ekspres, Rabu (20/3).

Selain itu, ia menyayangkan ada oknum pedagang yang sengaja membuang sampah sisa dagangan ke saluran air. Sebab, menurutnya, sampah itu dapat menghambat kelancaran saluran air.

Ia menyampaikan, kondisi jalanan diantara Kantor Kecamatan Sepatan dengan SDN Sepatan V yang seperti itu, mengganggu kenyamanan muridnya saat menuju sekolah maupun pulang sekolah.

Kedepan, dia khawatir hal itu dapat berpengaruh terhadap penerimaan peserta didik baru (PPDB) SDN Sepatan V, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

“Saat ini, sudah banyak pembicaraan di luar (masyarakat), bahwa SDN Sepatan V, sudah oke. Tapi sayang jalanannya, becek, banjir dan bau comberan,”tuturnya.

Ia berharap kedepan persoalan genangan air ini dapat diselesaikan instansi terkait. “Ini demi kenyamanan murid SDN Sepatan V. Dan warga yang menggunakan jalan tersebut,” harapannya.

Di tempat terpisah saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, Evi Fetriati, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Sepatan mengatakan, saluran air itu harus diperbaiki kembali. Dia sudah menghubungi pelaksana proyek pembangunan saluran air jalan tersebut.

“Kalau sampai pemborong (pelaksana) proyek pembangunan saluran air itu tidak ingin memperbaiki, terpaksa saya blacklist CV-nya. Sebab, dia sudah sebulan ga ada jawaban. Terpaksa, saya blacklist saja kalau dia dapat proyek PL (penunjukan langsung) lagi,” tukasnya.

Sementara itu, Irfan, Staf Ekonomi dan Pembangunan Kecamaan Sepatan memberberkan, inisil CV pelaksana proyek pembangunan saluran air di jalan antara Kantor Kecamatan Sepatan dengan SDN Sepatan V, adalah CV.SAB. Kemudian, inisial pemilik CV itu yaitu, AH. (zky/mas)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here