Home TANGERANG HUB Pasar Kelapa Dua Raih Penghargaan Nasional

Pasar Kelapa Dua Raih Penghargaan Nasional

1
SHARE
PANTAU PASAR: Kepala Pasar Kelapa Dua Nicky Mahardika (tengah) bersama Pengawas Umum Pengelola Pasar Yaman saat memantau pedagang Pasar Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, belum lama ini. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

KELAPA DUA – Pasar Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Itulah salah satu cara pasar sejak 2011 dikelola PD Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan PT PT Bangun Prima Binasarana.

“Upaya menerapkan SNI menjadi tujuan kami sejak awal pembentukan sampai saat ini,” ujar Nicky Mahardika, Kepala Pasar Kelapa Dua, belum lama ini.

Terang Nicky, upaya konsitensi dalam menerapkan SNI ternyata mendapat apresiasi dari pemerintah. “Alhamdulillah awal tahun ini, Pasar Kelapa Dua mendapat penghargaan kategori Pengelolaan Terbaik se-Indonesia dari Jokowi,” ucap Nicky.

Manajer Pengelolaan PT Bangun Prima Binasarana, Dwi Juliansyah mengatakan, dengan menerapkan konsep SNI seperti menyediakan alat ukur timbangan, running text harga sembako terkini.

Selain itu, juga membangun sarana dan prasarana untuk menunjang kenyamanan bagi pengunjung maupun pedagang, pengelola menyediakan sarana olahraga futsal dan badminton di lantai atas, sarana permainan anak dan pentipan anak, ruang menyusui bayi. Serta secara rutin diadakan fasilitasi kesehatan seperti puskesmas keliling. “Pengelolaan pasar ini dilakukan secara bertahap dan bersinergi dengan pemerintah. Ini demi kenyamanan pengunjung dan pedagang,” katanya.

Kata dia, pelayanan yang baik menjadi dasar bagi keberlangsungan suatu pasar. “Saat ini ada 785 unit kios dan los serta konter di Pasar Kelapa Dua. Dengan lebih dari 70 petugas (karyawan).

Yaman Suryaman, Pengawas Umum dan Humas PT Bangun Prima Binasarana menambahkan, Pasar Kelapa Dua kerap mendapat kunjungan study banding pemerintah luar daerah seperti dari Jawa Tengah, Kalimantan, Jawa Barat dan lain sebaginya. “Sehari yang berkunjung ke pasar sekitar 3000 kendaraan yang keluar masuk. Pasar ini bebas pengamen dan pengemis,” pungkasnya. (mg-10/mas)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here