Home TANGERANG HUB Tangsel Kurang 212.484 Lembar Surat Suara

Tangsel Kurang 212.484 Lembar Surat Suara

1
SHARE
SORTIR: Sejumlah warga melipat kertas suara di Gudang KPU Tangsel, Gor Kecamatan Pondok Aren. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SETU-Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) yang sangat penting adalah surat suara. Untuk Kota Tangsel belum semuanya sampai atau lengkap. Meskipun pemilu tinggal beberapa hari lagi. Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, sampai Selasa (2/4) malam surat suara masih kurang 212.484 lembar dalam beragam jenis.

“Selasa (2/4) malam surat suara untuk dewan perwakilan daerah (DPD) RI sudah tiba,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (3/4).

Bambang menambahkan, kekurangan surat suara tersebut terdiri dari, 5.504 lembar untuk DPR RI Dapil Banten III, 2.144 lembar untuk DPRD Provinsi Banten Dapil VII, 4.836 lembar untuk DPRD Kota Tangsel dan DPD RI sebanyak 200.000 lembar. Selasa malam surat suara untuk DPD RI sudah tiba namun, ia belum mengetahui pasti apakah ada yang rusak atau tidak. “Petugas saat ini sedang melipat plus menyortinya,” tambahnya. Masih menurutnya, KPU memiliki target 8 April mendatang pelipatan dan penyortiran selesai dan diketahui berapa kekurangannya. “Ada lima surat suara, tiap pemilihan memerlukan 969.537 lembar,” jelasnya.

KPU pusat menyatakan surat suara sudah selesai dicetak. Pendistribusiaannya sedang dalam proses. Namun khusus di Sulawesi Barat belum dilakukan karena kesalahan proses pencetakan. “Ya sudah selesai produksi, sudah kita kirim, sudah disortir. Kecuali Sulteng dan Sulbar,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra saat dihubungi, Kamis (28/3).

Ilham menyebut saat ini proses distribusi surat suara mencapai 94,8 persen, yakni 921.335.353 surat suara. Sedangkan 50.474.211 surat suara belum didistribusikan. Sedangkan pendistribusian di Sulteng baru 41,9 persen surat suara capres. Adapun beberapa daerah yang belum selesai pendistribusian surat suara, yaitu Jambi, Sumatera Selatan, Banten, dan Sumatera Utara.

Surat suara yang sudah dicetak akan disortir terlebih dulu oleh KPU. Apabila ada kesalahan cetak atau rusak, surat suara akan dicetak ulang. “Itu kan kesalahan penyedia itu kan. Misalnya ada tinta yang kemudian mengganggu dalam artian kami sudah membuat kriteria sebetulnya mana yang dianggap rusak mana yang dianggap bisa ditolerir,” kata Ilham.

Selain provinsi Sulawesi Barat belum menerima surat suara, KPU mencatat Sulawesi Tengah baru menerima 42 persen surat suara. Jumlah itu mencapai 4.205.609 lembar dari total kebutuhan sebanyak 10.019.380 surat suara. Atas hal tersebut, KPU berjanji akan mengupayakan pemerataan distribusi surat suara secepatnya. “Ya diupayakan,” ujar Ilham. Selain kedua wilayah tersebut, ada beberapa daerah lain yang belum secara utuh menerima distribusi surat suara. Sejumlah daerah itu misalnya, Sumatera Utara dengan capaian distribusi 99,4%, Jambi 83%, Sumatera Selatan 96,3%, Jawa Tengah 90,7%, dan Banten 43,7%. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here