Home TANGERANG HUB Ramadan, Maksimalkan Raihan Zakat

Ramadan, Maksimalkan Raihan Zakat

0
SHARE
SOSIALISASI: Ketua Baznas Kota Tangsel KH Edang Saefudin (dua dari kanan) saat sosialisasi ZIS di Serpong. FOTO: Dok. Net

SERPONG-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel mengadakan Sosialisasi Pengelolaan Zakat dan Wakaf yang dilaksanakan di restoran Remaja Kuring BSD, Serpong, Selasa, (30/4) lalu. Ini dilakukan salah satunya untuk memaksimalkan perolehan zakat di bulan itu.

Kegiatan dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan 1440 Hijriyah. Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Asda III Pemkot Tangsel, Tedy Meiyadi, Ketua MUI Tangsel, KH. Saidih, Ketua Baznas Tangsel, KH. Endang Saefudin, Ketua Muslimat NU Tangsel, Latifah Halim dan ratusan peserta.

Ketua Baznas Tangsel, KH. Endang Saefudin menjelaskan potensi penerimaan zakat sebagian besar masih terjadi pada Ramadan.

“Dilihat dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, 60% penerimaan zakat di Baznas Tangsel terjadi saat Ramadan. Bulan Ramadan memberi atmosfer lebih baik untuk membuat orang tergerak berzakat, infak, sedekah, dan lainnya,” jelasnya.

Dijelaskannya, Ramadan menjadi bulan favorit berzakat karena sosialisasi tentang zakat yang dilakukan lembaga pengelola zakat juga memiliki muatan khusus secara spesifik. Selain itu, dakwah-dakwah agama juga lebih intensif pada bulan Ramadhan.

“Alasan lain karena masyarakat mengeluarkan zakat yang terkait perdagangan, zakat kekayaan, ataupun zakat deposito di bulan Ramadan karena lebih mudah untuk mengingatnya,” sambungnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menyambut baik MUI Tangsel mengadakan acara sosialisasi pengelolaan zakat dan wakaf menjelang bulan suci Ramadhan ini. Menurutnya dalam Islam, zakat dan wakaf adalah ibadah sosial yang sangat mulia.

“Di samping itu mengandung pahala yang besar. Zakat dan wakaf juga mendidik umat Islam untuk berbagi dan menghilangkan sifat kikir,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Tangsel, KH. Saidih, berharap masyarakat tidak hanya menjadikan Ramadhan sebagai momentum mengeluarkan zakat, tetapi juga di bulan-bulan lainnya karena zakat sangat bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

“Oleh karena itu diperlukan edukasi zakat, penyuluhan zakat, dan program pemanfaatan zakat yang lebih intensif, sehingga kesadaran berzakat dan menolong sesama diharapkan tidak hanya tumbuh dan terbenam di Ramadhan, tetapi sepanjang waktu dan sepanjang bulan,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, kepercayaan masyarakat dalam mengeluarkan zakatnya melalui lembaga pengelola zakat resmi pemerintah belum tergali secara optimal.

“Pengumpulan dan pengelolaan zakat harus bisa lebih masif karena zakat bisa mewujudkan target pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam isu pendidikan, menangani kelaparan dan juga mengurangi kemiskinan,” pungkasnya. (hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here