Home HUKUM Empat Teroris JAD Lampung, Satu Ditembak, Satu Teroris Meledakan Diri

Empat Teroris JAD Lampung, Satu Ditembak, Satu Teroris Meledakan Diri

0
SHARE
Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri.

JAKARTA — Dua orang terduga teroris kembali diringkus Densus 88 Antiteror di wilayah Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (5/5). Satu di antaranya meninggal dunia dengan cara meledakkan diri saat akan ditangkap.

“Iya, hari ini dua orang (terduga teroris ditangkap). Satu ditangkap hidup, satu saat mau ditangkap, meledakkan diri sehingga meninggal dunia,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto saat dikonfirmasi, Ahad (5/5).

Adapun terduga teroris yang ditangkap dalam keadaan hidup berisial IF. Ia ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Dr Ratna, Jatikramat, Jati Asih, Kota Bekasi. Sementara terduga teroris yang meledakan diri saat berusaha kabur dari kejaran polisi berinisal T.

Jenazah T, kata Indarto, sudah di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia juga menambahkan, penangkapan kedua terduga teroris tersebut, kata Indarto, merupakan pengembangan terhadap pengungkapan kasus terorisme di Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5) kemarin.

Penangkapan kedua terduga teroris di wilayah Jatibening, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi tersebut, kata Indarto, merupakan pengembangan terhadap pengungkapan kasus terorisme di Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5) kemarin.

“Terkait penangkapan yang dilakukan Densus (hari ini), ada hubungannya dengan pengembangan di Babelan,” ujar Indarto.

“Mereka akan melakukan amaliah dengan sasaran anggota Polri saat Pemilu. Saat ini kasus tersebut dalam pengembangan oleh tim gabungan,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (4/5).

Selain di Bekasi, tim Densus 88 juga kembali menangkap empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, Minggu (5/5). Penangkapan empat terduga teroris berkaitan dengan penggerebekan yang dilakukan di Bekasi, kemarin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, satu dari empat terduga teroris tersebut terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan. “Sehingga pelaku meninggal dunia,” ujar Dedi seperti dikutip CNNIndonesia, Minggu (5/5).

Sementara terkait inisial dan lokasi tempat penangkapan tersebut, Dedi belum menjelaskan lebih lanjut. Dedi hanya memastikan penangkapan hari ini dilakukan di sekitar Jakarta dan Bekasi.

Pada Sabtu (4/5), Polri juga telah mengamankan tiga terduga teroris yakni SL (34) yang ditangkap di Babelan, Bekasi pada pukul 04.34 WIB, AN (20) di Kecamatan Tambun Selatan pada pukul 08.49 WIB dan MC (28) ditangkap di Kecamatan Tegal Timur pada pukul 14.30 WIB.

Dedi pun membantah pernyataan Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Candra Sukma Kumara yang membenarkan kabar meninggalnya salah seorang terduga teroris pada Sabtu lalu itu.

“Enggak ada yang meninggal dunia. Case masih dikembangkan,” ujar Dedi menegaskan.

Dedi menegaskan tiga terduga teroris itu memiliki keterlibatan dengan kelompok Jamah Ansharut Daulah (JAD) Lampung yang berafiliasi dengan ISIS.

Sebelumnya, Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Candra Sukma Kumara membenarkan terjadi penangkapan teroris di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi. Saat penangkapan, kata Candra, satu orang tertembak dan dua orang lainnya buron. “Satu tertembak dan dua buron,” kata Candra, Sabtu (4/5).

Camat Babelan Deni Mulyadi saat dikonfirmasi pada Sabtu petang membenarkan kejadian itu. Menurut dia, ada salah satu pelaku yang tewas ditembak polisi saat penggerebekan itu.

“Iya benar ada penggerebekan teroris. Informasinya satu yang tewas. Jenazah terduga teroris yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur,” katanya.(rep/cnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here