Home TANGERANG HUB Mau ke Mal, Satu Keluarga Ditabrak Kereta

Mau ke Mal, Satu Keluarga Ditabrak Kereta

1
SHARE

SERPONG-Pintu perlintasan kereta api ilegal di Desa Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang memakan korban. Taksi online GrabCar yang menggunakan mobil KIA Picanto berpenumpang 8 orang ditabrak kereta api jurusan Maja-Tanah Abang, saat melintasi perlintasan kereta api. Empat penumpang tewas, terdiri dari 1 anak-anak dan dua balita serta satu orang dewasa yang masih satu keluarga.

Kecelakaan mobil terjadi Sabtu (11/5) sekitar pukul 13.00 WIB, di pintu perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Kandang RT 5/1 Desa Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Mobil Kia Picanto nomor polisi B 1852 NKH dikemudikan Darmawan Susanto (43). Korban tewas diketahi bernama Anisa Amalia (25), Nadia (7), Adinda Putri Anisa (4) dan Patia (5 bulan). Sedangkan tiga penumpang lain Yana (49), Maya (17), Veni (13), serta pengemudi mobil Darmawan, mengalai luka parah dan langsung dilarikan ke RS Selaras, Cisauk Tangerang.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, dalam kecelakaan tersebut empat penumpang meninggal dunia. “Satu korban berusia 25 tahun meninggal di lokasi dan tiga korban masih anak-anak meninggal di rumah sakit,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (12/5). Lalu Hedwin menambahkan, mobil tersebut tertabrak di perlintasan tanpa palang pintu. Menurutnya, pintu perlintasan tersebut ilegal dan bukan yang dibuat oleh oleh PT KAI. Saat mobil melintas di lokasi pengemudi tidak waspada dan hati-hati dan langsung tertabrak kereta.

“Mobil terseret kereta sekitar 100 meter, terpental dan terguling sebelum akhirnya berhenti,” tambahnya. Masih menurut Lalu Hedwin, KIA Picanto merupakan mobil City Car dengan maksimal penumpang 4 orang, plus satu pengemudi. Namun, mobil itu diisi 7 penumpang ditambah sopir, sehingga totalnya 8 orang.

“Mobil ini membawa penumpang lebih dari jumlah jok yang dimiliki. Jadi pengemudi bisa dikenakan undang-undang lalulintas. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kasus ini kita limpahkan ke Satreskrim Polres Tangsel,” jelasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, mobil warna merah yang tertabrak kereta tersebut rusak parah bagian kiri. “Saat ini kita terus mendalami kasus ini. Saat ini konsentrasi penyidik adalah bagaimana memulihkan kondisi kesehatan dari para korban,” singkatnya. Lanjut Alexander, mobil KIA Picanto warna merah yang ditumpangi satu keluarga ini berangkat dari tempat tinggal korban di Kampung Kandang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Satu keluarga tersebut berniat untuk belanja. “Korban menumpangi taksi online dengan tujuan Mal ITC Serpong,” ujar Alexander.

Di Kota Serang, kereta api menabrak mobil pick up dan Toyota Rush hitam, di perlintasan rel kereta tanpa palang pintu, di jalan Lingkungan Sumur Pecung, RT 03, RW 01, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu(12/5). Satu unit mobil losbak pengangkut tabung elpiji A 8779 AF yang dikendarai Suanto (54) tertabrak kereta jurusan Merak-Rangkasbitung.

Menurut keterangan warga setempat, Muhammad Zidan saat kejadian Suanto tengah melintas untuk mengantarkan pesanan gas LPG 3 kilogram. Namun, kata Zidan, pada saat melintasi rel, datang kereta api dengan kecepatan tinggi dari arah Merak menuju Rangkasbitung. Waktu itu, mobil sudah berada di tengah-tengah rel kereta api. Korban tidak punya waktu lagi untuk menghindar. “Jadi pas saya melihat, keretanya udah dekat banget dengan mobil pick up yang lewat itu. Sehingga tabrakan tidak bisa dihindari lagi,” kata Zidan yang sedang menjaga rental PS di lokasi kejadian.

Zidan juga menjelaskan, mobil terseret hingga beberapa meter dari lokasi kejadian. Mobil berhenti setelah membentur Toyota Rush hitam plat nomor A 1408 AN yang tengah terparkir di pinggir jalan. “Kalau mobil Rush dari semalam sudah terparkir di situ. Untung saja ada mobil Rush, kalau enggak mungkin sudah mental jauh,” jelasannya.

Suanto mengalami luka cukup serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit Sari Asih, Serang. “Terakhir saya melihat, si korban lukannya sangat parah. Tapi langsung dibawa ke rumah sakit sama warga sekitar,” ujarnya. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Serang Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rahman mengungkapkan kejadian kecelakaan kereta api ini terjadi sekira pukul 11.25 WIB di rel kilometer 112 Serang menuju Walantaka. Tepatnya di jalan gang Lingkungan Sumur Pecung, RT 03, RW 01, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang. Korban mengalami luka ringan dan sudah dilarikan ke RS Sari Asih. “Korban hanya mengalami luka ringan, tapi kalau untuk kerugian ini mencapai Rp 10 juta,” ujar Ali kepada wartawan. Seperti diketahui, akibat kecelakaan tersebut, pemberangkatan Merak-Rangkasbitung sempat tertunda. Para penumpang sebagian turun dan membatalkan perjalanan atau memilih untuk transportasi lain. (bud/mg-04)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here