Home BANTEN Retribusi Parkir Diperkirakan Terjun Bebas, Ada Aturan Dilarang Parkir di Jalan Protokol

Retribusi Parkir Diperkirakan Terjun Bebas, Ada Aturan Dilarang Parkir di Jalan Protokol

0
SHARE
FOTO: Herlin Saputra/Banten Ekspres

SERANG – Adanya aturan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terkait tidak diperbolehkannya parkir di sepanjang jalan protokol miliknya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang pasrah. Dishub tidak bisa berbuat banyak terkait pengelolaan parkir yang ada di Kota Serang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dishub Kota Serang, Ahmad Yani mengungkapkan adanya penerapan aturan tersebut ‎selama dua bulan ini berdampak pada pendapatan parkir. Sebab, pusat perekonomian yang ada di Kota Serang tersebut berada pada titik jalan Provinsi Banten dan jalan nasional.

“Otomatis kemungkinan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir akan terjun bebas lagi. Perkiraan saya seperti itu, karena memang pada bulan Oktober ini langsung dilakukan penindakan,” ujar Yani kepada Banten Ekspres saat dihubungi melalui sambung telepon selulernya, Minggu (12/5).

Menurut dia, jika melihat lahan parkir di Kota Serang untuk saat ini yang sangat berpotensi bisa meningkatkan PAD itu berada di jalan otonom dan ada tiga wilayah, yakni Jalan Maulana Hasanudin, Jalan Tirtayasa, dan Jalan Pasar Induk Rau. Sedangkan untuk jalan yang lainnya, yakni pengelolaannya masuk ke jalan nasional dan provinsi. “Kalau kita hajar (optimalkan) dari tiga titik itu, hanya mencapai Rp300 juta per tahun.‎ Sedangkan untuk target PAD retribusi parkir adalah Rp1,5 miliar,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here