Home TANGERANG HUB 1.999 Calhaj Berangkat dari Al Azhom, Kemenag Kota Siapkan 8 Petugas

1.999 Calhaj Berangkat dari Al Azhom, Kemenag Kota Siapkan 8 Petugas

0
SHARE
PETUGAS HAJI: Sebanyak 8 petugas haji dilepas Kantor Kemenag Dedi Mahfudin (berbatik) Senin (17/6). FOTO: Abdul Madjid/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Tahun ini jamaah calon haji haji (Calhaj) yang akan berangkat dari Kota Tangerang sebanyak 1.999 orang. Keberangkatan perdana akan dilaksanakan pada 8 Juli nanti secara bertahap di Masjid Al Azhom. Kota Tangerang akan menjadi kloter keberangkatan pertama se-Banten dan kedua se-Indonesia.

“Dengan yang masuk mutasi itu total 1.999 orang. Asalnya 1.681 orang, tapi ada jamaah yang masuk ada juga yang mutasi ada juga keluar mutasi dari Kota Tangerang ke kabupaten dan ke Tangsel, begitu juga dari Tangsel pindah ke sini,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Dedi Mahfudin saat ditemui usai halal bihalal di Kantor Kemenag Kota Tangerang, Senin (17/6).

Diakui Dedi, Kemenag Kota Tangerang sudah mempersiapkan pelayanan musim haji tahun ini. Termasuk para petugas haji yang akan bekerja melayani calon jamaah asal Kota Tangerang di Tanah Suci. Sedikitnya ada delapan petugas haji yang siap diberangkatkan.

Para petugas haji terdiri dari unsur guru, pengawas penghulu pada KUA dan staf kantor Kemenag. Dikatakan Dedi, para petugas haji ini sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan di Pondok Gede, Jakarta, selama beberapa hari.

“Ini bagian dari pelayanan Kemenag setiap musim haji. Kita berangkatkan petugas untuk mendampingi dan membimbing agar jamaah merasa nyaman, biar ibadahnya fokus,” kata Dedi.

Pada kesempatan itu, dirinya mengimbau para calon jamaah haji untuk mempersiapkan mental dan fisik mulai dari sekarang sebelum jadwal keberangkatan. Pasalnya, ibadah haji memerlukan stamina ekstra agar bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah rukun islam kelima.

“Saya harap calon jamaah haji menjaga kesehatan dengan memerhatikan pola makan dan istirahatnya.  Jangan lagi semaunya, sehingga pada waktunya kondisi badan fit dan sehat,” seru Dedi.

Kedua, kata dia, calon jamaan harus berusaha meningkatkan kemampuan ilmu manasik haji agar menjadi haji mandiri.  “Haji yang mengerti urusannya sendiri dan tidak tergantung orang lain. Makanya sebelum berangkat harus sudah disiapakan segala sesuatunya,” pinta Dedi.

Safarudin, salah seorang petugas haji mengaku sudah siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Mulai dari keberangkatan calon jamaah sampai setibanya di suci untuk melaksanakan rangkaian ibadah. Karena dirinya bersama petugas lain sudah mengikuti Diklat dengan pembekalan teori sampai praktik dan penanganan masalah jamaah. “Kita sudah siap. Mudah-mudahan semua jamaah bisa terlayani,” tuturnya.

Dalam satu kloter, kata Safarudin, jamaah akan didampingi ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter  dan perawat serta petugas haji daerah. “Setiap kloter ada delapan petugas yang melakukan pendampingan,” pungkasnya.  (abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here