Home TANGERANG HUB Manusia Silver Diangkut Satpol PP

Manusia Silver Diangkut Satpol PP

0
SHARE
TERCIDUK: Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satpol PP Kota Tangsel Dedi Supriadi (kanan) memberikan nasehat kepada dua manusia silver di Halte Bundaran Maruga Ciputat saat Razia PMKS, Rabu (19/6). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Sebanyak 13 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Rabu (19/6). Mereka yang terdiri dari anak jalanan, pengemis, pengamen ditertibkan dari beberapa lokasi di Tangsel yang menjadi tempat favorit mengais rupiah dengan cara meminta-minta.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satpol PP Kota Tangsel, Dedi Supriadi mengatakan, Satpol PP kembali melakukan razia penyakit warga. Kali ini sasarannya adalah gelandangan, pengemis, dan anak jalanan, yang keberadaannya dianggap meresahkan warga di beberapa lokasi di Tangsel.

“Lokasi favorit PMKS itu seperti Jalan Raya Serpong, perempatan Muncul Setu, lampu merah Maruga Ciputat, perempatan Gaplek Pamulang dan lainnya,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (19/6).

Dedi menambahkan, dalam razia tersebut berhasil diamanalam 13 orang PMKS terdiri dari gelandangan dan pengemis (gepeng), pengamen terjaring razia. Mereka yang terjaring lalu dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan langsung diserahkan kepada Dinas Sosial Tangsel.

“Kita hanya melakukan razia dan Dinsoslah yang akan melakukan pembinaan kepada PMKS yang terjaring. Bisa saja yang terjaring kemudian dibawa ke panti sosial di Pasar Rebo, Jakarta Timur,” tambahnya.

Masih menurutnya, beberapa PMKS yang ditangkap sudah beberapa kali terjaring dan diberi pembinaan namun, kembali kejalanan. Tak hanya PMKS, dalam razia tersebut juga didapati dua anak-anak yang meminta-minta dengan membawa kota amal, serta mengatasnamakan dirinya manusia silver.

“Kita dapatkan dua manusia silver di bundaran Maruga Ciputat, keduanya tidak kita tangkap dan hanya kita beri pengarahan dan diharap tidak mengulangi lagi. Kotak yang mereka pakai untuk minta-minta kita tahan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat pada Satpol pp Kota Tangsel Maratua Siregar mengatakan, razia yang dilakukan juga untuk mengantisipasi masuknya PMKS dari daerah lain setelah lebaran.

“Biasanya setelah lebaran banyak PMKS yang masuk Tangsel dan diharapkan razia ini membuat mereka berfikir ulang kalau mau mengais rejeki di jalanan di Tangsel,” singkatnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here