Home TANGERANG HUB Job Fair, Kurangi Pengangguran

Job Fair, Kurangi Pengangguran

0
SHARE
CEK PELAYANAN: Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Yantie Sari berbincang dengan warga yang membuat kartu pencari kerja di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel, Jelupang, Serpong Utara, Selasa (25/6). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG UTARA-Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel Yantie Sari mengaku, pihaknya telah mengantisipasi hadirnya pendatang baru untuk mencari nafkah usai libur Lebaran 2019. Salah satunya dengan menggelar pameran bursa kerja (Job Fair).

“Baik penduduk Tangsel maupun pendatang, Disnaker sudah mengantisipasi dengan akan mengadakan jobfair, yang rencananya diadakan tanggal 11,12,13 Juli 2019,” katanya di Ciputat, seperti mengutip merdeka.com.

Pameran bursa kerja ini, dipersiapkan untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Selain itu, bursa kerja ini juga untuk menyerap hadirnya para lulusan baru baik SMA/SMK dan perguruan tinggi tahun ini.

Saat ini jumlah pengangguran yang terdata di Kota Tangsel ada sebanyak 451 orang. Jumlah itu, didapat dari jumlah pemohon kartu pencari kerja (kartu kuning) yang terdata.

“Untuk saat ini pemohon (kartu kuning) rata-rata 10 orang. Itu dari sebelum puasa sampai setelah Lebaran hingga hari ini,” terang dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan administrasi kependudukan guna menjaring data pendatang baru pasca Idulfitri di Kota Tangerang Selatan. Nantinya pihaknya juga akan mendata tempat yang paling banyak ditempati pendatang baru.

“Bukan operasi Yustisi, tapi pembinaan administrasi kependudukan untuk mendata berapa jumlah pendatang baru dan di mana mereka tinggal,” katanya.

Untuk itu, Benyamin berharap para pendatang baru yang berasal dari luar Kota Tangsel melaporkan kedatangannya ke pengurus wilayah setempat. “Saya mengimbau agar mereka langsung melapor ke Ketua RT setempat setibanya mereka di Tangsel,” jelasnya.

Benyamin menegaskan, bahwa Kota Tangerang Selatan, terbuka bagi masyarakat yang ingin datang mengadu nasib di wilayah tersebut. Namun dia mengingatkan, pendatang baru harus hadir dengan keterampilan dan keahlian, agar tidak menjadi beban daerah.

“Justru kami berharap, dengan keterampilan mereka akan membantu menciptakan lapangan kerja (melalui Job Fair) di Tangsel nantinya,” tandasnya. (mer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here