Home TANGERANG HUB Truk Tanah Rusak Jalan dan Saluran Air

Truk Tanah Rusak Jalan dan Saluran Air

0
SHARE
RUSAK: Kondisi jalan dan saluran air yang rusak di Kampung Bendungan antara Desa Gintung dengan Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SUKADIRI – Kondisi jalan di Kampung Bendungan antara Desa Gintung dengan Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, rusak. Selain itu, tanggul saluran air di jalan itu juga ambrol.

Hal ini diakibatkan truk bermuatan tanah yang rutin melintas di jalan itu sejak beberapa bulan lalu. Demikian dilontarkan Sukma Ringgit, seorang warga kepada Tangeang Ekspres, Selasa (9/7).

“Siang malam, truk roda enam bermuatan tanah itu aktif berlalulalang melalui jalan tersebut untuk menuju lokasi pembangunan salah satu perumahan di Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri,” ungkap pria yang akrab disapa Sukma, warga Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri.

Menurut Sukma, hingga kini sebagian jalan dan tanggul saluran air yang rusak belum diperbaiki. Dengan begitu, masyarakat mengeluh karena kondisi jalan yang rusak, sedangkan petani mengeluh karena kondisi tanggul saluran air yang ambrol.

Sukma menyampaikan, sejumlah petani berbicara kepada dirinya bahwa saluran air tidak berfungsi dengan baik karena tertutup bongkahan tanggul saluran air yang ambrol. Selanjutnya, warga juga merasa dirugikan karena jalan yang biasa dilintasi rusak, dan penuh tumpukan tanah merah.

Lebih lanjut, kata Sukma, dia sudah meminta kepada pemilik galian tanah yang mengoprasikan armada supaya memperbaiki jalan dan tanggul saluran air yang rusak. kemudian, ia bersyukur, pemilik galian tanah berjanji memperbaiki jalan dan tanggul saluran air yang rusak.

“Pemilik galian tanah berjanji memperbaiki jalan dan tanggul setelah pengurukan tanah ke perumahan tuntas. Semoga pemilik galian dapat berkomitmen atas apa yang sudah diucapkan. Kalau tidak komitmen, siapa yang mau bertanggung jawab dengan rusaknya jalan dan tanggul,” kata Sukma.

Sukma menambahkan, dia juga sudah menginformasikan soal kerusakan jalan dan tanggul kepada pihak Pemerintah Kecamatan Sukadiri. Tujuannya agar pemerintah kecamatan dapat menegur para pengelola. “Terpenting, janji pemilik galian dicatat secara tertulis,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Abdullah Camat Sukadiri mengakui soal kerusakan jalan maupun tanggul saluran air di Kampung Bendungan diantara Desa Gintung dengan Kosambi, Kecamatan Sukadiri. Sehingga, ia sudah meminta anak buahnya mendatangi pengelola.

“Soal itu saya sudah menugaskan Sekretaris Camat mendatangi pengelola. Meminta agar mereka memperbaiki jalan maupun tanggul saluran air yang rusak,” ujarnya.

Dikatakan Abdullah, terpenting juga komitmen yang disampaikan pengelola harus tertulis atau bukan sekedar lisan. “Janji memperbaikan  kerusakannya harus tertulis. Bukan sekedar lisan saja,” singkatnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here