Home TANGERANG HUB Kepergok Buang Limbah di Kali Cirarab

Kepergok Buang Limbah di Kali Cirarab

0
SHARE
KEPERGOK: Mobil truk pengangkut yang diduga karung berisi limbah dibuang ke pinggir Kali Cirarab, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/7). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SUKADIRI – Dua orang tidak dikenal kepergok membuang karung berisi limbah ke Kali Cirarab, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Selasa sore. Demikian dilontarkan Soni Karsan, Sekretaris Kecamatan (sekcam) Sukadiri, Rabu (24/7).

“Saya yang memergoki mereka. Awalnya saya sedang melintas di jalan pinggir Kali Cirarab, Sukadiri. Saat di tengah perjalanan saya melihat dua orang tidak dikenal menurunkan karung berisi limbah dari atas mobil truk ke pinggir kali,” tutur Soni.

Soni menduga, dua orang tidak dikenal itu membuang limbah padat yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) di pinggir Kali Cirarab.

Dengan demikian, ia meminta dua orang itu mengangkut kembali sejumlah karung berisi limbah padat ke atas mobil truk. “Mobil truk itu bernomor polisi B 9495 UIS. Baknya, kotor berwarna hitam-hitam,” jelasnya.

Ditanya wartawan soal nama perusahaan pemilik mobil, Soni mengaku tidak bertanya sedetail itu kepada kedua orang yang kepergok sedang membuang karung berisi limbah padat di pinggir kali.

“Tapi, pengakuan dua orang tidak dikenal itu, mereka membawa karung berisi limbah dari daerah Salembaran, Jakarta Barat,” ujarnya.

Soni mengaku sudah memberi peringatan kepada kedua orang itu agar tidak membuang kembali karung berisi limbah padat ke Kali Ciarab.

“Apabila kedepan mereka kembali kepergok ataupun ada laporan masyarakat mereka berulah lagi, saya akan melakukan tindakan tegas dengan melaporkan ke instansi terkait,” tegasnya. “Saya juga lagi cari siapa oknum yang merekomendasikan membuang limbah ke tempat ini,” pungkasnya.

Ahmad Satibi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Tangerang Utara (Himaputra) mengatakan, dia sudah mendengar kabar bahwa Sekcam Sukadiri menangkap basah orang tidak dikenal membuang limbah ke Kali Cirarab.

“Baguslah kalau Pak Sekcam yang melihat secara langsung. Jadi Sekcam langsung memberikan peringatan kepada oknum pembuang limbah, sehingga mereka akan berpikir kalau mau ngebuang limbah lagi di Kali Cirarab,” kata pria yan akrab disapa Abil ini.

Abil juga menghargai langkah Sekcam Sukadiri untuk memberikan peringatan terlebih dahulu, sebelum memberikan tindakan yang tegas kepada para pelaku. “Sebab kalau mengacu terhadap undang-undang lingkungan hidup, si pembuang limbah bisa diancam hukman pidana,” tukasnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here