Home TANGERANG HUB Sukseskan Desa Bersinar, BNN Gaet OPD

Sukseskan Desa Bersinar, BNN Gaet OPD

0
SHARE
JALIN SINERGI: Kepala BNNK Tangsel AKBP Stence Djonso berbincang dengan Walikota Airin Rachmi Diany (kedua dari kanan) disaksikan Kepala BNN Banten Brigjen Tatan Sulistyana, di sela-sela rapat sinergi bersama OPD di Soll Marina Hotel, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG UTARA-Perang terhadap narkoba di Kota Tangsel tak cuma slogan. Hal ini, dibuktikan dengan keseriusan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tangsel dengan menargetkan, membentuk lima desa bersih narkoba (desa bersinar). Untuk menyukseskan program itu, BNNK menggelar rapat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (22/8) di Soll Marina.

Sejatinya, Kota Tangsel termasuk daerah pionir di Provinsi Banten dalam pembentukan desa bersinar. Mengingat, sejak dua tahun lalu, kota ini sudah memiliki program serupa. Cuma, namanya bukan Desa Bersinar, melainkan diberi nama Kampung Antinarkoba.

Maka, menurut Kepala BNNK Tangsel, AKBP Stence Djonso, keberadaan kampung antinarkoba ini, akan ditambah dengan membuat lima desa bersinar.

“Tahun ini, target lima desa bersinar. Sehingga, di 54 kelurahan lama-lama berkembang. Bisa lebih bergerak menangani permalasalahan narkoba,” katanya, di sela-sela rapat sinergi dengan OPD yang dihadiri Walikota Airin Rachmi Diany serta Kepala BNN Banten Brigjen Tantan Sulistyana.

Desa bersinar itu, akan dibuat sebagai pengembangan dari kampung antinarkoba. Karena, secara nasional sudah diarahkan agar seluruh wilayah bergerak membuat desa bersinar. Oleh sebab itu, kata dia, kepala BNNP mengumpulkan para kepala OPD untuk dikuatkan.

“Memang (Desa Bersinar, red) ada persyaratannya. Harus ada pegiat antinarkoba. Kelurahan juga mendukung, dan relawan juga harus bekerja dengan sukarela. Karena kita tidak bisa bergerak sendiri dalam memberantas narkoba,” ujarnya.

Perwira Menengah Polisi ini menambahkan, target pembentukan desa bersinar ini dilakukan agar, BNN bergerak dengan semua komponen masyarakat untuk bisa memperkecil pergerakan narkoba. Sehingga, penyalahgunaan narkoba makin berkurang.

Di tempat sama, Walikota Airin Rachmi Diany menambahkan, selama ini komunikasinya dengan BNNK sangat baik. Apalagi, kata dia, Presiden Jokowi pada tahun 2016, telah mengeluarkan Inpres 6/2018 agar, sinergi antara pemda dan BNN. Presiden juga menyatakan perang terhadap narkoba.

“Namun, peran serta ini tidak bisa sukses tanpa peran serta semuanya. Kalau keterlibatan, kolaborasi dan paritisipasi aktif masyarakat terbangun tentu narkoba akan bisa ditumpas,” katanya. (esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here