Home OLAHRAGA Chinese Taipei Open 2019: Tunggal Putri Tiga, Putra Sisa Satu

Chinese Taipei Open 2019: Tunggal Putri Tiga, Putra Sisa Satu

0
SHARE
ASAL BANTEN: Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Fitriani mampu menembus babak kedua turnamen Chinese Taipei Open 2019 dan bertemu rekan Pelatnas Ruselli Hartawan. FOTO: Bio

SATU tiket babak perempatfinal Chinese Taipei Open 2019 dipastikan aman bagi tunggal putri Indonesia. Pasalnya dua wakil Indonesia Ruselli Hartawan dan Fitriani akan saling berhadapan di babak kedua, Kamis (5/9), di Taipei Arena, Taiwan.

Ruselli dan Fitriani menjadi dua dari tiga wakil Indonesia yang lolos ke babak kedua. Satu wakil lainnya adalah unggulan kelima Gregoria Mariska Tunjung. Sementara di tunggal putra Indonesia hanya menyisakan Shesar Hiren Rhustavito di babak kedua.

Sementara itu pertemuan antara Ruselli dan Fitriani akan menjadi yang ketiga kali buat mereka. Ruselli sejauh ini mampu mengantongi dua kemenangan penuh dari Fitriani. Terakhir mereka bertemu Bahrain International Challenge 2014.

“Kami sudah sering latihan sama-sama, jadi sudah sama-sama tahu pola mainnya gimana. Tinggal besok gimana di lapangannya, siapa yang lebih siap. Peluangnya fifty-fifty. Target saya mau masuk semifinal. Tapi ya lewatin satu demi satu dulu saja. Mau maksimal,” ungkap Ruselli kepada Badmintonindonesia.org.

Sebelumnya di babak pertama, Ruselli mengalahkan Chen Su Yu (Taiwan) 21-18, 21-14 dalam 32 menit. Ruselli mengaku masih beradaptasi di laga perdananya tersebut.

“Pertama-pertama saya masih adaptasi sama kondisi angin di lapangan. Terus game kedua sudah mulai tahu arah anginnya. Lawan hari ini punya kelebihan di pukulan atasnya, lumayan bagus,” ujar Ruselli.

Di sisi lain, Fitriani melaju dengan mengalahkan Kirsty Gilmour (Skotlandia) dua game langsung 21-18, 21-19.

Satu lagi wakil tunggal putri yang lolos ialah Gregoria Mariska Tunjung. Gregoria lolos usai menang 16-21, 22-20, 21-9 dari Cheung Ngan Yi (Hong Kong). Di babak kedua Gregoria kemudian akan bertemu dengan Sabrina Jaquet (Swiss).

Sayang kemenangan yang sama tak bisa diraih oleh Yulia Yosephin Susanto dan Lyanny Alessandra Mainaky. Yulia kalah dari Ayumi Mine (Jepang) 14-21, 14-21, sedangkan Lyanny dihadang unggulan tiga, Zhang Beiwen (Amerika Serikat) 23-21, 14-21, 15-21.

Di nomor tunggal putra, Indonesia hanya menyisakan Shesar Hiren Rhustavito sebagai wakil di babak kedua. Shesar lolos dari babak pertama setelah mengandaskan juara dunia junior 2018 yakni Kunlavut Vitidsarn lewat pertarungan sengit.

Shesar memastikan diri lanjut ke babak 16 besar setelah menang atas Vitdsarn dengan  skor ketat 19-21, 21-18 dan 21-17.

Sebelum Shesar, tiga wakil Merah Putih telah gugur terlebih dahulu dan gagal melanjutkan langkah mereka ke babak kedua. Ketiga wakil tersebut adalah Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Kini harapan tersisa di nomor tunggal putra tinggal berada di pundak Shesar. Namun begitu, harapan Shesar untuk melangkah ke babak kedua sempat goyah saat menghadapi pemain asal Thailand itu. Pasalnya pada set pertama, Shesar kalah bersaing dengan Vitidsarn yang tampil onfire. Set pertama pun menjadi milik Vitidsarn dengan skor 21-19.

Pada set kedua, ketenangan Shesar membawanya meraih kemenangan. Sementara kegesitan Vitidsarn pada set kedua sedikit mengendur. Harapan yang ada di pundak Shesar pun kembali muncul dengan kemenangan set kedua 21-18.

Keperkasaan Shesar kembali berlanjut ke set ketiga. Stamina Vitidsarn yang menurun membuat akurasi bola pemain berusia 18 tahun itu sedikit kacau. Hal itu pun dimanfaatkan baik oleh Shesar untuk merebut set ketiga dengan skor 21-17. Hasil tersebut juga memastikan Shesar maju ke babak kedua.

Pada babak 16 besar, Shesar akan bertemu salah satu unggulan asal Malaysia yakni Lee Zii Jia. Ini akan menjadi ujian kembali bagi pemain berusia 25 tahun tersebut karena Lee memiliki status unggulan keempat. (apw/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here