Home TANGERANG HUB Truk Kontainer Mogok Sulit Diderek, Jalan Ciater Macet hingga 3 Km

Truk Kontainer Mogok Sulit Diderek, Jalan Ciater Macet hingga 3 Km

0
SHARE
Truk kontainer bermuatan 37 ton garam mogok di Jalan Ciater Raya, Serpong, Rabu (4/9) sekitar pukul 21.30 WIB. Hingga Kamis (5/9) malam, truk belum bisa dievakuasi. FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SERPONG-Truk kontainer B 9043 TOK mogok di Jalan Ciater Raya, Serpong, Rabu (4/9) sekitar pukul 21.30 WIB. Kontainer yang dikemudikan Roup, warga Serang, ini hingga Kamis (5/9) malam pukul 19.00 WIB belum bisa dievakuasi. Efeknya, membuat kemacetan saat jam masuk kantor dan jam pulang kantor.

Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, kontainer tersebut mogok di posisi sebelah kanan jalan. Tepatnya 50 meter setelah jembatan Maruga menuju Serpong. Akibat kontainer mogok ini, saat pagi dan sore hari terjadi kemacetan mencapai tiga kilometer dari arah Pamulang menuju Serpong.

Menurut pengemudi kontainer, Roup truk yang dikemudikannya mengalami kerusakan pada bagian mesin. “Bukan mesinnya yang rusak tapi, dudukan mesin yang mengalami kerusakan atau patah dan mesin nyaris jatuh,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/9).

Roup menambahkan, truk yang dikemudikan mengangkut garam seberat 37 ton dari arah Pamulang menuju daerah Setu. Rabu (4/9) sekitar pukul 21.30 tiba-tiba truk yang memiliki 14 ban ini tidak bergerak. “Saya tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menunggu bantuan dari kantor pusat menunggu derek dan kontainer pengganti,” tambahnya.

Sementara itu, petugas Dishub Kota Tangsel Hendy mengatakan, mengalami kesulitan mengevakuasi truk kontainer pengangkut garam yang mogok di Jalan Ciater Raya tersebut. “Kita sudah mencopa menarik kontainer yang mogok ini pakai derek kita. Tapi, tidak berhasil karena kalah besar dan berat,” ujarnya.

Hendy menambahkan, sampai Kamis (5/9) pukul 19.00 WIB, truk itu belum juga bisa dipindahkan. Ia belum tahu sampai kapan truk itu bisa dipindahkan. Saat ini dishub sedang mengusahakan untuk meminjam kepala truk kontainer lain agar bisa dipindahkan muatannya atau bantu menarik. “Kita lagi usahakan kepala truk lain tapi, belum tahu sampai jam berapa. Truk ini masih menghambat arus lalu lintas Jalan Ciater jalur arah menuju Serpong,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here