Home BANTEN PKL Rau Kembali Berjualan

PKL Rau Kembali Berjualan

0
SHARE
BERJUALAN: Seorang PKL berjualan buah-buahan diatas trotoar yang sempat ditertibkan oleh Satpol PP Kota Serang beberapa hari lalu, Minggu (8/9). FOTO: Syirojul Umam/Banten Ekspres

SERANG-Trotoar jalan di Pasar Induk Rau (PIR) yang pekan kemarin ditertibkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, kini kembali ramai ditempati, baik oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) dan menjadi parkir kendaraan bermotor roda dua dan empat. Padahal belum lama ini tempat tersebut telah ditertibkan dan dilarang berjualan.

Pantauan Banten Ekspres, Minggu (8/9) siang, sepanjang trotoar jalan Cinanggung, PIR, Kota Serang mulai terlihat bersih, namun sejumlah PKL kembali berjualan di atas trotoar tersebut. Paling parah dijadikan lahan parkir kendaraan bermotor. Hal ini menunjukkan monitoring yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selama 24 jam belum berjalan lancar.

Salah satu pedagang buah-buahan, Epi mengatakan bahwa pihaknya kembali berjualan di atas trotoar karena bingung mencari tempat untuk berjualan kembali, sementara relokasi ke gedung lantai dua PIR nampaknya tidak akan ada pembeli yang mau datang.

“Saya pernah ke atas juga waktu itu, tapi pembelinya kurang banyak dari pada di sini (bawah),” katanya kepada Banten Ekspres.

Belum lahi, kondisi pasar yang terlihat kumuh, dan gedung yang sudah lama menurunkan minat pembeli untuk datang. “Kondisi gedungnya juga sudah lama gak ada perbaikan, kita juga takut. Apalagi kumuh begitu sebagian mungkin malas mau belinya,” terangnya.

Ia menjelaskan, saat berjualan di atas trotoar banyak pembeli yang datang, bahkan bukan hanya berasal dari Kota Serang saja, melainkan juga dari Tangerang, Rangkas maupun Pandeglang. “Kalau disini mudah terlihat, orang lewat juga lihat, apalagi ini jualan buah mangga saya ini grosiran jadi banyak dari luar Serang,” ujarnya.

Epi mengaku, siap saja direlokasi kembali ke lantai dua, dengan syarat semua PKL yang ada di sepanjang jalan atau trotoar PIR direlokasi. Sebab bila hanya beberapa PKL saja khususnya yang berjualan buah-buahan, maka PKL yang dibawah saja yang akan mendapat keuntungan bahkan bisa lebih. “Orang juga kalau mau beli lihat dulu, kalau dibawah ada kenapa mesti keatas, meskipun mungkin menggunakan kendaraan tapi kan lumayan juga kalau mau keatas,” tuturnya.

Direktur Utama (Dirut) PT Pesona Banten Persada, Ovi Hurotun Nufus mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan tempat untuk relokasi PKL yang ada di trotoar jalan PIR yakni tempatnya di lantai dua gedung PIR. “Sebenarnya kalaupun relokasi hari ini dilakukan kita sudah siap,” katanya belum lama ini.

Ia menjelaskan, sampai saat ini baru ada sekitar 13 persen dari banyaknya PKL yang sudah mengisi di lantai dua. Hal ini menunjukkan bahwa kurangnya minat dari PKL untuk berjualan di lantai dua. “Kalau alasannya saya kira yang namanya konsumen itu pasti akan mecari pedagang, jadi mau dimana saja juga pasti konsumen datang,” tuturnya.

Namun, terkait dengan permintaan adanya uji kelayakan gedung, maka Ovi mempersilahkan, hal ini juga merupakan langkah yang baik agar kita sama-sama mengetahui kondisi gedung PIR. “Kami ucapkan terima kasih dengan adanya uji kelayakan, kita juga ingin tahu kondisi saat ini seperti apa, kalau tidak diperiksa khawatir ada hal yang tidak diinginkan bisa terjadi,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Serang Kusna Ramdani, mengatakan sesuai dengan intruksi yang diberikan oleh Walikota Serang, maka pihaknya akan memonitoring sampai dengan 24 jam, yang dibagi dua tim yang terdiri dari tiga peleton untuk bertugas di jam 07.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB, dan dari 19.00 WIB sampai dengan 07.00 WIB. “Kita sudah siapkan tim untuk monitoring agar PKL, yang ada di trotoar jalan ini tidak balik lagi berjualan,” katanya. (mam/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here