Home BANTEN Satu Pekan, Panitia Susun Metode Penilaian

Satu Pekan, Panitia Susun Metode Penilaian

0
SHARE

SERANG – Panitia dan dewan juri Kampung Bersih dan Aman 2019 sedang menyusun kriteria dan metode penilaian lomba. Panitia yang berasal dari unsur Radar Banten, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Serang, Polri, TNI, dan LSM ini punya waktu sekira satu pekan untuk merampungkannya.

Keputusan itu dicapai setelah panitia dan dewan juri lomba menggelar rapat bersama di aula kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang, kemarin (10/9). “Rapat bersama juri tahap awal ini, kita membahas metode penilaian. Kita akan kaji dulu modul fiks kriteria penilaiannya. Minggu depan, sudah bisa kita bagi ke seluruh dewan juri,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto.

Dijelaskan Rudi, metode penilaian Kampung Bersih dan Aman mengacu pada kriteria penilaian kebersihan. Cakupannya, antara lain penghijauan, kerapian kampung, penanganan atau pengelolaan sampah rumah tangga, dan kekompakan warga. Penilaian lomba itu juga dilihat dari aspek keamanan kampung, seperti sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan keberadaan kelompok pemuda sadar hukum.

Dewan juri telah ditetapkan berjumlah 40 orang. Mereka dari Radar Banten, Polda Banten, Korem 064/Maulana Yusuf Serang, LSM, dan beberapa OPD di Kabupaten Serang. Di antaranya, DPMD, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB), Dinas Pertanian, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Dewan juri akan dibagi menjadi sepuluh kelompok. Setiap kelompok berjumlah empat orang. Mereka melakukan penilaian 326 kampung di 29 kecamatan.

Ada dua tahapan penilaian. Pertama, selama 12 hari mulai Oktober. Kedua, juga selama 12 hari mulai November. “Setiap juri kebagian tiga desa,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here