Home BANTEN Negeri di Atas Awan Ditutup

Negeri di Atas Awan Ditutup

0
SHARE
Wisata Gunung Luhur: Destinasi wisata Negeri si Atas Awan Gunung Luhur Citorek yang viral akhir-akhir ini terpaksa ditutup sementara karena dinilai belum aman untuk dikunjungi, Rabu (25/9). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK- Polres Lebak menutup destinasi wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur, Desa Citorek Kidul, Cibeber, Kabupaten Lebak. Dalam rapat koordinasi lintas sektoral, yang dipimpin Kapolres Lebak AKBP Firman Andreanto serta dihadiri unsur pemerintah daerah, disepakati beberapa poin. Salah satunya untuk melakukan penutupan sementara destinasi wisata yang tengah viral itu. Karena dinilai belum aman bagi pengunjung.

Firman Andreanto mengatakan, penutupan hanya bersifat sementara selama perbaikan infrastruktur dan fasilitas penunjang lainnya berlangsung. Lanjut Kapolres, adapun alasan penutupan destinasi wisata negeri di atas awan ini dilihat dari beberapa sudut. Pertama dari segi keamanan, lahan parkir yang belum tersedia serta sarana dan prasarana lainnya yang belum tersedia seperti layaknya tempat wisata alam. “Sementara ditutup untuk kunjungan wisatawan mulai pekan ini sampai dengan waktu yang tidak ditentukan atau menunggu kesiapan daripada sarana prasarana jalan maupun pendukung wisata lainnya,” papar Kapolres.

Sementara itu, Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Luli Agustina mengatakan sarana dan prasarananya belum memadai dan dikhawatirkan akan membahayakan pengunjung. “Jadi disepakati ditutup sementara,” kata Luli. Luli menerangkan dari hasil rapat itu juga Polres Lebak dan Pemkab Lebak akan membentuk tim untuk mengkaji wisata negeri di atas awan Gunung Luhur.

“Nanti polres dan Pemkab survei ke lapangan, nanti ada perbaikan-perbaikan dan fasilitas-fasilitas apa yang urgent untuk menyambut wisatawan agar mereka aman dan nyaman,” ujar Luli. Satlantas Polres Lebak akan menyiapkan anggota untuk berjaga di sekitar daerah wisata yang menyuguhkan hamparan awan nan indah itu.

“Belum tahu sampai kapan penutupan ini. Kalau hasil kajiannya sudah oke, sudah siap untuk dikunjungi wisatawan barulah kita umumkan lagi,” terangnya. Terpisah, Asda ll Pemkab Lebak, Budi Santoso menambahkan, sebenarnya gunung Luhur tahun ini baru tahap penyusunan landscape dan penataan ecotourism. Karena baru saja ditandatangani MoU antara Pemkab Lebak dengan TNGHS. Untuk itu amat sangat dimaklum kalau semua fasilitas masih sangat terbatas. “Insya Allah kedepan pengunjung akan nyaman dan aman, tidak hanya menikmati indahnya awan tetapi juga destinasi lain di sekitar gunung Luhur,” ucap Budi.(mg-5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here