Home BANTEN Pemanfaatan Bambu oleh Warga Kadomas

Pemanfaatan Bambu oleh Warga Kadomas

0
SHARE

CINANGKA – Beragam benda bisa dihasilkan dari pengolahan batang bambu. Ide-ide kreatif dibutuhkan untuk membuat bermacam benda berbahan dasar bambu. Warga Kampung Kadomas, Desa Cinangka, Kecamatan Cinangka, pun tak ketinggalan memanfaatkan bambu. Batang tanaman jenis rumput-rumputan itu digunakan untuk menata dan memperindah lingkungan mereka.

Asri dan bersih. Kesan itu terasa ketika jurnalis Banten Raya TV (grup Radar Banten) memasuki jalan perkampungan di RW 04, Kampung Kadomas, Kamis (26/9). Sejumlah ibu rumah tangga menyapu halaman rumah mereka.

Kesan bersih itu tak lepas dari kegiatan gotong royong warga Kadomas sejak Agustus lalu. Warga kampung tersebut mempersiapkan lingkungannya mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 bersamaan dengan persiapan peringatan HUT ke-74 RI.

Staf Pemerintah Desa Cinangka Suryana menjelaskan, bambu sengaja dijadikan bahan utama untuk mempercantik lingkungan Kadomas karena ketersediaannya yang cukup banyak dan mudah diperoleh di kampung itu. Oleh warga, bambu digunakan untuk pagar di sepanjang jalan kampung. Agar lebih rapi, pagar bambu dicat warna biru dan putih.

Di tangan warga Kadomas, batang bambu juga menjadi tempat sampah dan gapura. Tempat sampah ditempatkan di tiap rumah warga. Sementara, gapura bambu didirikan di pintu masuk perkampungan.

“Tidak hanya pagar bambu dan tempat sampah, bambu juga dibuat gapura untuk menghias kampung mereka. Bambu sengaja dimanfaatkan warga agar Kampung Kadomas menjadi kampung yang sehat, bersih, dan ramah lingkungan dengan kesan tradisional,” ungkap Suryana.

“Untuk menjaga Kampung Kadomas selalu aman, warga rutin setiap malam melakukan kegiatan ronda. Pentingnya ronda, untuk siaga jika ada warga yang membutuhkan pertolongan pada malam hari. Kita juga terus berkoodinasi dengan babinsa dan bhabinkamtibmas setempat,” terang Suryana soal keamanan lingkungan Kadomas.

Ketua RW 04, Kampung Kadomas, Hamidun menambahkan, kegiatan gotong royong di kampungnya dilakukan satu minggu satu kali. “Ada banyak manfaat ketika kebersihan dan keamanan kampung dilombakan. Di antaranya, membiasakan warga menjaga lingkungannya agar terlihat bersih sehingga warganya sehat,” jelasnya. (jay/ang/don/ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here