Home TANGERANG HUB Balon Kades Tak Lengkapi Ijazah

Balon Kades Tak Lengkapi Ijazah

0
SHARE
TES: Para bakal calon kepala desa yang akan berkompetisi di Pilkades serentak di 153 desa menjalani test kompetensi, di Indoor Sport Center, Kelapa Dua, kemarin. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

KELAPA DUA – Ijazah bakal calon kepala desa banyak yang hilang. Padahal, pemilihan kepala desa serentak di 153 desa se-Kabupaten Tangerang sudah masuk tahap test kompetensi. Sebelum tahap ini, para bakal calon kades harus dinyatakan lolos secara administrasi. Para peserta berguguran lantaran tidak bisa menunjukan ijazah SD maupun SMP.

Menurut Peraturan Bupati Nomor 79 tahun 2014 dinyatakan, para calon kepala desa minimal berpendidikan SMP atau sederajat. Karenanya, bukti fisik ijazah tanda kelulusan mutlak diperlukan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Mulyono mengatakan, panitia pilkades memiliki kewenangan untuk menetapkan kelulusan bakal calon pada seleksi administrasi.

Ia mengungkapkan, kinerja panitia pilkades berdasarkan perbup 79 tahun 2014 dalam menentukan kelulusan administrasi. Salah satunya untuk memverifikiasi keabsahan ijazah para bakal calon kades.

“Semua ada di pantia pilkades. Saat ini peserta yang ikut test kompetensi pun itu hasil dari pleno panitia pilkades. Kita hanya fasilitasi penyelenggaraan saja. Kalau panitia dan pengawas itu dibentuk dan bekerja sesuai aturan perbup,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (9/10).

Mulyono menegaskan, tidak ada peranan dinas dalam memutuskan kelulusan peserta. Ia mengungkapkan, para bakal calon yang dinyatakan tidak lulus karena persoalan ijazah agar melaporkan persoalan kepada panitia pengawas tingkat desa.

Termasuk pada persoalan persengketaan yang timbul antara panitia dan peserta. Ia mengungkapkan, aturan main dalam pilkades ada pada Perbup nomor 79 tahun 2014. Menurutnya, sudah dilakukan sosialisasi kepada panitia maupun warga perihal aturan main pilkades tersebut.

“Silahkan selesaikan dengan panitia tingkat desa apa yang dipersoalkan. Karena, kita sudah beritahukan aturan mainnya kepada semua elemen. Kita hanya memfasilitasi penyelenggaraan pilkades,” tutupnya. (mg-10/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here