Home TANGERANG HUB Ketua DPRD Minta Pilkades Ditunda, Ombudsman Nilai Surat Kelulusan Tes Balon Kades...

Ketua DPRD Minta Pilkades Ditunda, Ombudsman Nilai Surat Kelulusan Tes Balon Kades Cacat Hukum

0
SHARE
DEMO: Massa aksi dari pendukung balon kades yang dinyatakan tidak lolos dalam tes kompetensi dasar melakukan demonstrasi di depan kantor DPMPD Kabupaten Tangerang, mereka mempertanyakan keabsahan surat penetapan kelulusan balon kades, Jumat (11/10). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA-Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail meminta tahapan Pilkades Serentak ditunda. Lantaran ditemukan sejumlah masalah administrasi pada proses tes tertulis terhadap ratusan bakal calon (balon) kades yang akan bertarung di 153 desa Desember nanti. Masalah yang paling mendasar, kata Kholid, tanggal mundur surat keterangan kelulusan balon kades.

Tes balon kades digelar 8 Oktober lalu. Ternyata tim penguji dari Institute For Community Development (ICD) baru selesai mengoreksi hasil tes dan menggelar pleno penetapan kelulusan pada 9 Oktober. Namun, surat keterangan kelulusan diberi tanggal 8 Oktober, atau mundur sehari. Alasannya, kontrak ICD untuk menggelar tes kompetensi balon kades berakhir 8 Oktober. Kholid sudah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang menunda tahapan pilkades, sampai DPRD mengeluarkan rekomendasi. “Jelas secara administrasi sudah salah. Jelasnya, kita sudah minta untuk ditunda dahulu tahapan pilkades selanjutnya. Kamis kita akan godok rekomendasi,” ujarnya

Kepala Ombudsman Perwakilan Banten, Bambang Purwanto Sumo mengatakan surat penetapan tanda kelulusan tes kompetensi yang dibuat tanggal mundur, dinilai maladministrasi. Seharusnya surat itu, tertulis pada Rabu, 9 Oktober, sesuai dengan hari diumumkannya nilai dan selesai pengoreksian lembar jawaban balon kades. Hari di mana panitia pilkades juga menggelar pelno penetapan lulus dan tidaknya balon kades.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here