Home OLAHRAGA Blitar Bandung UFC vs Persita, Pantang Pilih Lawan

Blitar Bandung UFC vs Persita, Pantang Pilih Lawan

0
SHARE
Gelandang Persita Adittia Gigis (kiri) duel dengan Kapten Blitar Bandung United Tantan saat laga di Stadion Utama Sport Center, Kelapa Dua, Agustus lalu. Sore ini Persita menjalani laga pamungkas melawan Blitar Bandung United, di Bandung. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

Target tiga poin dicanangkan Widodo Cahyono Putro (WCP) pada laga terakhir Liga 2 wilayah barat kontra Blitar Bandung United FC (UFC), Kamis (17/10) sore ini di Stadion Siliwangi. Target ini untuk memenuhi ambisi klub tampil sebagai juara wilayah barat. Status juara grup memang masih tergantung hasil pertandingan Persiraja yang akan dijamu PSMS Medan di Stadion Langsa, Kota Langsa pada hari yang sama dengan laga di Bandung. Tetapi buat WCP itu tidak menjadi fokus. Terpenting Egi Melgiansyah dkk bisa tampil bagus dan mencuri poin penuh pada pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVOne tersebut.

“Juara grup tentunya bagus. Tapi yang lebih bagus lagi, kita bisa main dan mencuri poin penuh lewat permainan cantik. Saya ingin pemain membiasakan diri untuk selalu meraih poin penuh di mana pun mereka tampil. Karena di babak 8 Besar semua laga adalah final,” tegas WCP.

Kemenangan jadi pilihan juga bukan karena Persita ingin memilih lawan di Babak 8 Besar. Karena Persita dipersiapkan untuk menghadapi tim mana pun. “Kami telah menyiapkan tim jauh-jauh hari. Kami yakin hasil tidak akan pernah membohongi proses. Jadi siapa pun kami hadapi yang penting kesiapan diri sendiri,” ujar WCP.

Secara materi pemain, WCP tak kesulitan memilih pemain terbaik Persita untuk tampil pada laga sore ini. Ini mengingat 27 pemain yang diboyong semua menunjukkan kesiapan tampil di laga kontra tim besutan Budiman Tatang Suryana tersebut. Dari kondisi terkini, WCP mengakui tidak menutup kemungkinan mengoptimalkan perpaduan pemain yang menjadi kerangka utama tim dengan pemain yang biasa menghiasi bangku cadangan. Setidaknya itu terlihat saat WCP menggelar pre match press conference sebelum laga. Ia menampilkan Asep Budi sebagai wakil pemain. Ini mengindikasikan Asep akan tampil dan bermain bersama salah satu pemain inti yakni Novrianto atau M. Roby.

“Buat saya semua pemain adalah pemain inti. Asep Budi sering saya rotasi dengan M. Roby maupun Novrianto. Kemampuan empat bek sentral yang Persita miliki sama, M. Roby, Novrianto, Asep Budi dan Rio Ramandika sama,” ungkap WCP. Tapi dari komposisi bek sentral yang dimainkan, terlihat mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut ingin mendongkrak kemampuan menyerang pemainnya. Pasalnya, Asep Budi adalah tipikal bek yang memiliki naluri menyerang cukup baik dibanding tiga pemain lainnya. “Kalau mau menang ya tentunya harus menyerang. Kita sudah siapkan taktik dan materi pemain, apa saja yang dibutuhkan untuk tampil menyerang dan meraih kemenangan,” ujar WCP.

Dari latihan yang digembleng selama ini terlihat WCP akan mengoptimalkan pemain yang memiliki naluri menyerang lebih tinggi. Misalnya di posisi gelandang, nama Aditia Gigis kemungkinan akan dimainkan untuk menghadang kekuatan lini tengah Blitar Bandung UFC yang dihuni pemain muda. Gigis akan membantu lini tengah yang digalang oleh Ade Jantra, Asri Akbar atau Egi Melgiansyah. Kekuatan lini tengah yang dominan dalam hal permainan ofensif juga akan membantu lini depan yang kemungkinan kembali diisi trio Sirvi Arvani, Chandra Waskito dan Aldi Al Achya.

Meski tampil ofensif, WCP mengingatkan pemain asuhannya akan kekuatan tim tuan rumah yang nyaris membuat Persita takluk di Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua pada pertemuan pertama. Persita nyaris kalah 4-3, sebelum akhirnya M. Toha mampu menyamakan skor di menit 89. “Menghadapi tim seperti mereka kita harus waspadai figthing spirit. Mereka selalu memberi perlawanan lebih apalagi mereka main di kandang sendiri. Saya ingatkan laga besok (sore ini) bukan laga mudah untuk dimenangkan,” tutup WCP.

Chandra Waskito sendiri menyatakan siap untuk memberikan yang terbaik jika dipercaya pelatih untuk menghadapi Blitar Bandung UFC.

“Saya tertantang untuk bisa meraih tiga poin di Bandung, setelah hanya mampu seri di kandang. Kemenangan jadi fokus saya dan teman-teman pada pertandingan nanti. Saya berusaha juga untuk bisa membuat gol,” jelas Kito, sapaan Chandra Waskito, yang telah mengemas 3 gol dalam 4 laga terakhir Persita.

Di kubu tuan rumah, Budiman Pelatih Blitar Bandung UFC memiliki target bisa menang di kandangnya sendiri. “Persita dihuni pemain yang betul-betul penuh dengan pengalaman. Tapi, besok (hari ini) pemain kami akan siap meladeni permainan Persita dan siap meraih tiga poin di pertandingan,” kata Budiman di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung. Budiman mengatakan bukan perkara mudah untuk bisa menundukkan Persita. Meski berstatus sebagai tuan rumah. Pasalnya, kata dia, secara mental pemain Persita tentu di atas pemain Persib B. “Besok (hari ini) pertandingan cukup berat,” katanya. Sejak ditangani Budiman, Persib B, nama lain Blitar Bandung UFC, memang belum juga mendulang kemenangan. Dari enam laga yang dijalani Budiman saat mengarsiteki Blitar Bandung United, tercatat hanya sekali meraih imbang dan sisanya berujung dengan kekalahan. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here