Home TANGERANG HUB Dua Kasat Menjadi Kapolres

Dua Kasat Menjadi Kapolres

0
SHARE
Kompol Burhanuddin (kiri) resmi menjadi kasat Reskrim dan AKBP Dery Agung Wijaya (dua dari kanan) menjadi Kasat Narkotika Polres Metro Tangerang Kota.

KOTA TANGERANG-Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dicky Ario Yustisianto pindah tugas. Mantan penyidik KPK ini menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Ngawi. Dicky menjadi orang kedua dari Polres Metro Tangerang Kota yang pindah tugas menjadi kapolres. Sebelumnya, beberapa bulan lalu, Kasatlantas AKBP Juang Andi Priyanto pindah tugas dari Polres Metro Tangerang Kota menjadi Kapolres Cianjur.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, promosi menjadi kapolres itu bukan wewenang Polda Metro Jaya. Karena polda hanya mengusulkan. Setelah mengusulkan kewenangan dari Mabes Polri. Mabes mempunyai penilian khusus terhadap dua orang kasat yang ada di Polres Metro Tangerang Kota.

“Dua kali mutasi di luar Polda Metro yang dari Kasat hanya AKBP Juang dan AKBP Dicky, keduanya adalah anggota terbaik Polres Metro Tangerang kota. Jadi mereka pantas jika naik tingkat menjadi kapolres. Karena ada penilaian khusus dari Mabes Polri, makanya mereka bisa naik menjadi kapolres,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di aula Polres Metro Tangerang Kota, Senin (4/11).

Kemarin digelar serah terima jabatan. Posisi yang ditinggalkan Dicky, kini ditempat Kompol Burhanuddin yang sebelumnya menjabat Kasat Narkotika Polres Metro Tangerang Kota. Sementara Kasat Narkotika kini ditempati AKBP Dery Agung Wijaya.

Abdul Karim menambahkan, semua anggota polisi di lingkungan Polda Metro Jaya berhak mendapatkan penghargaan atas kinerja mereka. Jadi untuk bisa mendapatkan penghargaan harus memiliki kualitas kerja. Karena jika kinerjanya berhasil maka akan diusulkan penghragaan ke Kapolda.

“Jika ada anggota polisi mempunyai prestasi dalam bekerja, maka kami tidak segan-segan akan mengajukan ke Kapolda bahwa ada anggota saya yang berprestasi. Untuk itu bagi yang belum mendapatkan promosi jabatan, saya harap bisa tingkatkan kinerja untuk bisa naik tingkat. Karena masih ada beberapa kasat lagi yang bisa menjadi kapolres,” paparnya.

Ia menjelaskan, AKBP Dicky mempunyai kinerja yang bagus. Beberapa kasus di Kota Tangerang bisa diungkap dengan cepat. Artinya kinerjanya sangat bagus. Apalagi pernah menjabat sebagai penyidik KPK, maka sangat pantas jika ia menjadi kapolres.

“Saya melihat anggota saya ini mempunyai semangat kerja, termasuk AKBP Dicky. Dia anggota yang cekatan dan sangat cepat dalam melakukan ungkap kasus. Saya sangat bangga kepada AKBP Juang dan AKBP Dicky mereka dengan cepat menjadi kapolres,” ungkapnya.

Sementara itu, AKBP Dicky Ario Yustisianto menuturkan, selama bekerja di Polres Metro Tangerang Kota tidak mengalami kesulitan dalam melakukan ungkap kasus. Bahkan lingkungan kerja seperti keluarga membuat dirinya semangat memecahkan kasus apa saja yang ada di Kota Tangerang.

“Saya menjabat menjadi Kasat Reskrim hanya 6 bulan. Saya tidak tahu jika saya mendapatkan promosi menjadi kapolres. Tetapi memang selama bekerja di sini tidak ada kesulitan yang saya temukan. Itu juga tidak lepas dari tim saya yang bekerja dengan cepat,” tutupnya.

Selain pergantian kasat, tiga kapolsek diganti. Kapolsek Batuceper Kompol Hidayat Iwan Irawan diganti oleh Kompol Wahyudi. Kapolsek Ciledug Kompol Pius Ponggen diganti oleh Kompol Prasetyo Noegroho. Kemudian Kapolsek Pakuhaji AKP Suyatno digantikan oleh AKP M.Isa Anshori. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here